Berita Nasional
5 Fakta Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK: Tas dan HP Disita, Diperiksa 1,5 Jam
Berikut fakta-fakta Hasto Kristiyanto yang diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI Periode 2019-2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sekjen-PDI-Perjuangan-Hasto-Kristiyanto-tebar-senyum-saat-tiba-di-Gedung-KPK.jpg)
Ribka menegaskan bahwa sayap partai seharusnya memberikan respons terhadap pemanggilan tersebut, terutama mengingat Hasto adalah seorang Dosen Universitas Pertahanan (Unhan).
"Tetapi saya geregetan harusnya kemarin itu Pak Hasto dipanggil ke Polda, harusnya kita sebagai bagian dari sayap badan itu otomatis turun ke bawah, harus itu," ungkap Ribka.
Ribka merasa khawatir bahwa tindakannya akan dianggap sebagai provokasi jika ia menggerakkan sayap partai dengan lambang banteng moncong putih tersebut.
"Cuma kan kalau saya yang komando, awas, provokator, bukan persoalan itunya," kata dia.
Mengingat, lanjut dia, Sekretaris Jenderal merupakan wajah partai.
"Ini wajah partai lho itu, Sekjen itu wajah partai, Satgas Cakra Buana berapa Batalyon, kalau sabar, sabar pun diperlukan kesabaran revolusioner tapi ada batas-batasnya," ungkapnya.
Ribka meminta seluruh organisasi sayap partai agar melawan dan tak tinggal diam ketika diinjak terus.
"Kalau kita diinjak terus begini, masa teman-teman mau diam? Mau Lawan enggak? Lawan," tegasnya.
5. Hasto Akui Menghormati Megawati
Sebelumnya diketahui, Hasto mengungkapkan bahwa ia bersedia datang untuk diperiksa dikarenakan KPK merupakan lembaga yang dibentuk pada masa pemerintahan Megawati Seokarnoputri sebagai Ketua Umum PDI-P menjadi presiden.
"Saya datang, karena yang mendirikan KPK Bu Mega," ungkap Hasto saat ditemui di Sekola Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (8/6/2024).
Hasto kemudian menyebut spirit memperbaiki hukum di Indonesia oleh Ketum PDIP juga terlihat dari penunjukan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai capres-cawapres pada pilpres 2024 lalu.
"Ketika Bu Mega memutuskan Pak Mahfud mendampingi Pak Ganjar suatu desain untuk melakuan suatu reformasi sistem hukum kita, reformasi sistem politik, reformasi sistem ekonomi. Karena persoalan nepotisme, korupsi dan kolusi itu semakin luar biasa," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul 5 Fakta Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK : Sekjen PDIP Protes HP dan Tas Disita Penyidik, https://solo.tribunnews.com/2024/06/11/5-fakta-pemeriksaan-hasto-kristiyanto-oleh-kpk-sekjen-pdip-protes-hp-dan-tas-disita-penyidik?page=3