Pertiwa Terkini
Dua Mahasiswa Universitas Ciputra DO Usai Teror Penembakan Airsoft Gun di Surabaya
NBL dan JL, identitas kedua pelaku, telah diberhentikan secara tidak hormat (DO) dari Universitas Ciputra per tanggal 28 Mei 2024.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Surabaya -- Aksi teror penembakan airsoft gun yang menggemparkan Surabaya pada 27 Mei 2024 lalu ternyata dilakukan oleh dua oknum mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya.
NBL dan JL, identitas kedua pelaku, telah diberhentikan secara tidak hormat (DO) dari Universitas Ciputra per tanggal 28 Mei 2024.
Kejadian ini bermula saat NBL dan JL menembaki sejumlah sopir truk di ruas jalan Tol Surabaya-Sidoarjo, dan seorang tukang sampah di Perkampungan Wiyung, Surabaya.
Aksi nekat mereka ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan memicu investigasi intensif oleh pihak berwajib.
Pada tanggal 27 Mei 2024, Universitas Ciputra menerima informasi identitas pelaku dari pihak berwajib.
Baca juga: BREAKINGNEWS Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Talumolo Gorontalo
Pihak universitas langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat Komisi Etik untuk menentukan sanksi yang tepat.
"Kami sangat menyesalkan tindakan kriminal yang telah mereka lakukan ini," ujar Erlita Tantri, Humas Universitas Ciputra Surabaya.
Katanya, Rektor Universitas Ciputra Surabaya telah menetapkan sanksi berat terhadap mahasiswa tersebut.
"Bahwa dengan mempertimbangkan tindak pidana yang telah membahayakan nyawa orang lain dan rekomendasi dari Komisi Etik Universitas Ciputra Surabaya," katanya.
Sanksi berat yang dimaksud adalah pemberhentian secara tidak hormat dari status sebagai mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya.
Pemberhentian ini berlaku efektif per tanggal 28 Mei 2024.
Aksi teror penembakan airsoft gun yang meresahkan warga Surabaya pada akhir Mei 2024 lalu, ternyata menyimpan siasat licik para pelakunya.
Baca juga: Terungkap! Fakta Kehidupan TKW di Kapal Pesiar, Dekati Bos untuk Naik Pangkat
NBL, JLK, dan satu pelaku di bawah umur, nekat memanipulasi pelat nomor mobil untuk mengelabui petugas.
Mobil Toyota Innova Zenix hitam bernopol N-999-BL yang mereka gunakan diubah menjadi L-1214-USK.
Tak hanya itu, angka satu pada susunan nomor plat palsu tersebut dihapus dan ditutupi cat hitam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-orang-tersangka-teror-penembakan-airsoft-gun-yang-berusia-dewasa.jpg)