Pertiwa Terkini
Terungkap! Fakta Kehidupan TKW di Kapal Pesiar, Dekati Bos untuk Naik Pangkat
Kisah Victor menjadi bukti bahwa bekerja di luar negeri memang menawarkan peluang gaji yang lebih tinggi. Namun, penting untuk mempertimbangkan biaya
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suka-duka-kerja-di-kapal-pesiar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Beredarnya video seorang TKW bernama Dian Tias di YouTube.
Ia membongkar fakta kehidupan yang jauh dari indah di balik gemerlap kapal pesiar.
Bekerja di Jerman, Dian menuturkan jam kerja yang tak menentu.
Ia bekerja minimal 10 jam per hari, dan bahkan bisa mencapai 13 jam saat ada event.
Lebih mengejutkan lagi, Dian mengungkapkan budaya pergaulan bebas di kapal pesiar.
Baca juga: Polisi Penghapus 2 DPO Kasus Vina Cirebon Bisa Kena Sanksi Kode Etik dan Pidana
Menurutnya, gonta-ganti pasangan merupakan hal yang lumrah saat bekerja di sektor ini.
Hal ini, menurut Dian, menjadi salah satu alasan mengapa banyak pelaut wanita yang mudah naik pangkat.
"Gampang naik kelas karena pelaut cewek biasanya gampang deketin bos," ungkap Dian.
"Jadi mereka bisa naik cepet, asal mau pacaran sama bos atau atasan," katanya.
Selain itu, Dian juga membeberkan fakta kriminalitas yang cukup tinggi di kapal pesiar.
Bahkan, Dian mengaku temannya pernah kehilangan gaji selama 7 bulan karena dicuri.
Kejadian ini terjadi saat gaji masih berupa uang tunai.
"7 bulan gaji hilang semuanya," ucap Dian menirukan cerita temannya.
Beruntungnya, saat ini gaji para pekerja di kapal pesiar sudah menggunakan sistem ocean pay.
Ini sistem pembayaran gaji semacam kartu ATM, sehingga kejadian serupa diharapkan tidak terulang kembali.