Jatanras
Pencuri Pecahkan Kaca Mobil di Bekasi, Gasak Barang Berharga, Polisi Periksa 4 Saksi
Sebelumnya diketahui, warga Bantargebang, Ahmad Apandi (38) menjadi korban modus pecah kaca di lokasi tersebut pada Kamis (16/5/2024) dan mengalami ke
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Posisi-kaca-mobil-milik-korban-bernama-Apandi-dalam.jpg)
Sesampainya di pinggir mobil, ia dan ayahnya terkejut karena kaca kendaraanya mereka sudah pecah.
"Pada saat kaki berhenti di rumah makan, setelah makan kurang lebih 10 menit kami ngecek parkiran itu sudah dipecahkan kacanya," jelasnya.
Apandi menyampaikan situasi di sekitar lokasi kejadian kala itu tengah sepi.
Ketika dirinya hendak mengetahui aksi pelaku, rupanya tidak ada satupun kamera CCTV yang merekam mengarah persis ke mobil korban.
"Terus dilingkungan juga sepi. Saya cek memang tidak ada CCTV. CCTV ada hanya satu tapi tidak sampi memperlihatkan gambar ke TKP," lugasnya.
Apandi menduga pelaku sudah mengikutinya sejak pertama menarik tunai di bank.
Sebab para pelaku memecahkan kaca tepat berada di posisi tas berisikan uang diletakkan.
"Kalo keliatannya sih komplotan, saya juga curiga diikutin dari bank. Karena dia (pelaku) mecahin kacanya tau persis saya naro tasnya itu di belakang kedua dan dibawah. Sudah saya masukin di bawah tempat duduk. Jadi engga sembarangan kita taro. Mungkin beliau (pelaku) tau," imbuhnya.
Usai kejadian, Apandi mengungkapkan sudah melaporkan kejadian ke Polres Metro Bekasi Kota untuk segera ditindak lanjuti.
"Saya berharap bisa diusut dan mudah-mudahabisa ditangkap pelakunya, sehingga tidak ada lagi korban selanjutnya seperti saya dan keluarga (alami)," turupnya. (*)