Selasa, 24 Maret 2026

Viral Lokal

YL Bantah Aniaya Siswa di Kota Gorontalo, Akui Difitnah Korban 'Saya Terbukti Tidak Bersalah'

YL, pria yang dituding pelaku penganiayaan siswa di Kota Gorontalo membantah semua tuduhan keluarga korban.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto YL Bantah Aniaya Siswa di Kota Gorontalo, Akui Difitnah Korban 'Saya Terbukti Tidak Bersalah'
TribunGorontalo.com/Arianto
HY, pria yang dituding melakukan kekerasan terhadap siswa mengklarifikasi duduk persoalan. HY mengaku tak bersalah dan itu telah dibuktikan oleh pengadilan. 

Keluarga YL tak terima difitnah oleh orang lain dan sempat berniat melaporkan kembali atas dugaan pencemaran nama baik.

"Cuma saat itu belum bisa, karena masih proses hukum. Jadi kami menunggu hasil ini dulu, kalau tidak terbukti kami laporkan," ungkap anak terduga pelaku, RL.

"Sekarang sudah selesai ini kasus, divonis bebas dan tidak terbukti. Jadi sekarang kami sudah laporkan dugaan pencemaran nama baik di Polda Gorontalo," tambahnya.

RL mengatakan akan terus memulihkan nama baik ayahnya, karena ia meyakini keluarganya berada di pihak yang benar.

Hal itu dibuktikan dengan hasil putusan persidangan yang membebaskan YL dari segala dakwaan.

Baca juga: 3 Nama Bakal Calon Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga Ditantang Pesaing Lama

Diberitakan sebelumnya seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Gorontalo dianiaya oknum guru hingga masuk Rumah Sakit (RS).

Guru berinisial YL itu menganiaya siswanya di depan rumah warga Kota Gorontalo pada November 2023 silam.

Pelajar berusia 8 tahun itu ditemukan terkapar di atas tanah dan dilarikan ke rumah sakit.

Ibu Korban, HY (48) membeberkan kronologi kejadian kepada TribunGorontalo.com, Rabu (15/5/2024) malam.

HY bercerita saat itu anaknya tengah mewarnai sepeda di depan rumah warga di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

"Anak saya lagi pilox sepedanya. Tiba-tiba datang cucu pelaku dan melihat (proses pilox) dari arah bawah sepeda. Jadi tidak sengaja pilox itu kena di antara hidung dan mulut cucu pelaku," ungkapnya.

Karena hal tersebut cucu pelaku menangis dan melaporkan kepada pelaku. Pelaku sontak tidak terima dan melakukan dugaan penganiayaan dengan menendang perut korban.

"Dia tendang saya punya anak, kasihan ada terbaring di tanah sambil pegang perut," ucapnya.

Setelah kejadian itu, HY membawa anaknya ke rumah sakit.

"Anak saya selama satu minggu sakit, anak saya panas tinggi. Waktu itu dokter sarankan untuk rawat inap tapi saya bilang tidak. Kalau ada apa-apa saya kasih tahu," jelasnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved