Presiden Iran Tewas
Pemerintahan Iran Dipastikan Berjalan Normal Meski Presiden Raisi Meninggal: Tanpa Gangguan
Pernyataan resmi kabinet yang dirilis pada Senin pagi menyatakan bahwa pelayanan pemerintah akan tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan Ayatollah
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1952024_Presiden-Iran-Ebrahim-Raisi-_-Tewas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Meski kabar kematian Presiden Iran, Ebrahim Raisi menggegerkan, namun dipastikan tak akan menggangu roda pemerintahan, Senin (20/5/2024).
Informasi yang dikutip TribunGorontalo.com dari newarab.com, Pemerintah Iran menegaskan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan 'without disruption' atau sedikitpun gangguan.
Pernyataan resmi kabinet yang dirilis pada Senin pagi menyatakan bahwa pelayanan pemerintah akan tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan Ayatollah Raisi, panggilan penghormatan untuk Ebrahim Raisi.
Media Iran melaporkan bahwa Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian tewas dalam kecelakaan tersebut yang terjadi di timur laut negara itu.
Baca juga: Sosok Mohammad Mokhber yang Akan jadi Presiden Iran Pasca Tewasnya Raisi: Latar Belakang dan Karier
Komandan Angkatan Darat Azerbaijan Timur mengonfirmasi pada Senin pagi bahwa beberapa jenazah penumpang helikopter terbakar hingga tidak dapat dikenali.
Selain itu, Komandan Korps Pengawal Revolusi di Azerbaijan Timur mengungkapkan bahwa selain Raisi dan Amir-Abdollahian, gubernur Azerbaijan Timur dan perwakilan Khamenei di provinsi tersebut juga berada di dalam helikopter.
Televisi negara Iran melaporkan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan yang ditemukan di reruntuhan helikopter yang membawa Presiden Raisi dan pejabat lainnya.
Pemerintah Iran menyatakan akan segera mengeluarkan pengumuman resmi terkait kematian presiden dan para pejabat yang turut menjadi korban.
Sementara itu, masyarakat Iran diminta untuk tetap tenang dan bersatu dalam menghadapi tragedi ini.
Provinsi Azerbaijan Timur, lokasi terjadinya kecelakaan, terletak di barat laut dataran tinggi Iran.
Provinsi ini berbatasan di utara dengan Sungai Aras, yang memisahkan Iran dari Azerbaijan dan Armenia, membentang sejauh 235 kilometer.
Baca juga: VIDEO Komentar Menohok Israel dan AS soal Jatuhnya Helikopter Presiden Iran
Ibu kota provinsi ini adalah Tabriz, dengan Urmia sebagai kota sentralnya.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden tragis yang menimpa para pemimpin dunia dan menimbulkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Iran.
Pemerintah berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Presiden Iran Sementara