Rabu, 4 Maret 2026

Liputan Lahan Sawah

Luas Sawah Produktif di Pohuwato Gorontalo Capai Lebih 3 Ribu Hektar

Angka ini menunjukkan potensi besar sektor pertanian di Pohuwato, dengan total potensi lahan sawah mencapai 20 ribu hektar yang tersebar di seluruh ke

|
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Luas Sawah Produktif di Pohuwato Gorontalo Capai Lebih 3 Ribu Hektar
TribunGorontalo.com
ILUSTRASI -- Lahan sawah di Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Luas area persawahan produktif di wilayah ini telah mencapai lebih dari 3 ribu hektar.

Angka ini menunjukkan potensi besar sektor pertanian di Pohuwato, dengan total potensi lahan sawah mencapai 20 ribu hektar yang tersebar di seluruh kecamatan.

Informasi ini disampaikan oleh Kabid Operasional Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Khairudin, kepada TribunGorontalo.com, Rabu (08/5/2024). 

Khairudin mengungkapkan bahwa alih fungsi lahan di daerah ini terbilang minim, bahkan hampir tidak pernah terjadi.

Jika ada pun, peralihan fungsi lahan hanya dilakukan untuk komoditas pertanian lain.

Baca juga: 407 Perusahaan di Pohuwato Sumbang 3,4 Miliar Rupiah dari Galian C, Melebihi Target PAD

"Jika lahan tidak lagi produktif untuk pertanian, setahu saya selama ini petani akan menggantinya dengan menanami sayuran atau tanaman lainnya," jelasnya.

Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian dan produktivitas lahan pertanian di Pohuwato dibuktikan dengan regulasi yang ketat.

Peraturan Daerah (Perda) Lp 2b tentang lahan pertanian berkelanjutan menjadi landasan hukum untuk meminimalkan alih fungsi lahan.

"Diatur dalam Perda LP 2b, tentang pertanin berkelanjutan, sehingga alih fungsi lahan tidak ada di Kabupaten Pohuwato, yang ada hanyalah alih fungsi komoditi pertanian," papar Khairudin.

Meskipun menunjukkan potensi yang besar, Khairudin juga menyampaikan kekhawatirannya terkait dengan penurunan jumlah panen sawah dalam tiga tahun terakhir.

Baca juga: Jembatan Asa Pohuwato Terancam Abrasi, Warga Was-Was

Faktor iklim dan cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama penurunan ini.

"Produktifitas panen padi memang lagi turun-turunnya, terlebih karena faktor iklim," tutupnya.

Meskipun mengalami penurunan panen, Kabupaten Pohuwato tetap optimis dalam mengembangkan sektor pertaniannya.

Dengan potensi lahan yang luas dan komitmen pemerintah daerah, Pohuwato bertekad untuk menjadi lumbung padi dan penyumbang ketahanan pangan di Gorontalo.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian, Kabupaten Pohuwato, Rina Ismail mengatakan total produksi gabah dalam satu kali panen mencapai 20.000 ton gabah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved