Rektor Lecehkan Pegawai
Rektor UNU Penuhi Panggilan Polda Gorontalo, Klarifikasi Dugaan Pelecehan
Rektor UNU Gorontalo penuhi panggilan kepolisian untuk mengklarifikasi kasusnya terkait dugaan pelecehan seksual.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor-UNU-Gorontalo-dddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Rektor UNU Gorontalo Amir Halid penuhi panggilan kepolisian untuk klarifikasi kasusnya terkait dugaan pelecehan
Kedatangan Rektor UNU Gorontalo ke Polda Gorontalo itu pada Kamis (2/5/2024) didampingi oleh dua kuasa hukumnya.
Hal ini dibenarkan oleh Kuasa Hukum Rektor UNU Gorontalo, Rahmat Huwoyon, bahwa kedatangan mereka ke Polda itu untuk memberikan klarifikasi terkait kasus yang dilakukan oleh kliennya.
"Jadi undangan panggilan itu adalah klarifikasi terkait pelaporan yang dilaporkan ke Polda Gorontalo," ungkap Rahmat saat dikonfirmasi, Jumat (3/5/2024).
Terdapat beberapa pertanyaaan yang dilayangkan oleh penyidik terhadap Rektor UNU Gorontalo dalam panggilannya tersebut.
Kata Rahmat, kurang lebih ada 20 lebih pertanyaan yang dilayangkan oleh penyidik. Salah satunya adalah biodata dari kliennya itu.
Adapula pertanyaan terkait aduan yang dilaporkan oleh para pelapor. Namun, menurut Rahmat, beberapa laporan itu dibantah oleh terlapor.
"Terkait pelaporan yang diadukan, pada dasarnya dibantah oleh klien kita," jelasnya.
Sebab, dalam laporan yang diadukan oleh terlapor itu ada sebagian yang melaporkan terkait kontak fisik ke korban.
Kontak fisik yang dimaksud seperti berjabat tangan dengan korban, hingga menepuk bahu para korban.
Hal tersebut yang dibantah oleh Rektor UNU Gorontalo, bahwa itu tidak termasuk dalam kategori pelecehan seksual.
"Kami melihat itu adalah hal yang biasa," imbuhnya.
Rahmat mengakui, bahwa panggilan ke Polda Gorontalo itu baru merupakan tahapan penyelidikan.
Pihak kuasa hukum Rektor UNU Gorontalo menghormati dengan tahapan penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik kepolisian itu.
| Amir Halid Eks Rektor UNU Tak Kunjung Jadi Tersangka, Kuasa Hukum 11 Korban Sambangi Polda Gorontalo |
|
|---|
| Rektor UNU Gorontalo Bantah Tudingan Pelecehan, Kuasa Hukum: Hanya Kesalahpahaman |
|
|---|
| Kamis Besok Polda Gorontalo Periksa Rektor UNU Terduga Pelaku Pelecehan |
|
|---|
| Polda Gorontalo Periksa 11 Korban yang Dilecehkan Rektor UNU |
|
|---|
| Rektor UNU Gorontalo Dua Pekan Menghilang Pasca Isu Dugaan Pelecehan Mencuat |
|
|---|