Viral Nasional
Mahasiswi di Bandung Viral karena Diduga Curi Barang Teman Kos Demi Bergaya Hedon
Rahma dan Olip pun berinisiatif untuk menggerebek kamar Afia dan menemukan banyak barang yang selama ini dianggap hilang, termasuk baju, bedcover, set
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-mahasiswi-di-Bandung-diduga-suka-mencuri-di-kos.jpg)
Saat digerebek, Afia panik dan berusaha menyembunyikan barang-barang yang diduga telah ia curiga.
Ketika momen pemeriksaan di kamar Afia, mereka menemukan banyak barang yang hilang.
Mengejutkannya, Afia sendiri terlihat tidak takut jika dilaporkan ke polisi atau dikeluarkan dari kampus.
Namun ia lebih takut jika dirinya diviralkan.
Hal itu lantaran Afia memiliki citra baik dan kemewahan yang dipertahankan di media sosial.
Setelah diciduk, Afia meminta maaf dan berjanji akan mengembalikan semua barang yang telah dicurinya.
Afia Curhat ke Teman
Setelah diciduk anak kosan, Afia pun kepergok curhat ke temannya.
Alih-alih merasa bersalah, Afia justru mengaku difitnah telah mencuri.
"Baju aku juga banyak, terus kalaupun aku maling sepatu ya pasti ga sih aku pake ke kampus ke kerjaan inikan enggak ga ada buktinya," kata Afia.
Membaca chat dari Afia ke temannya, Rahma pun kesal.
Karena buktinya Afia memakai baju dan sepatu mahalnya tanpa izin.
"Ciee sepatu aku dipake kerja, masih mau bilang gaada buktinya," imbuh Rahma.
Kasus dugaan pencurian yang dilakukan Afia itu kini telah viral di media sosial.
Kakak Afia pun kabarnya sudah menemui anak-anak kosan seraya meminta maaf atas kelakuan sang adik.
Dalam pertemuan terakhir, Afia kembali meminta maaf kepada anak-anak kosan. (*)
| Sosok Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Ditangkap KPK: Putri Legenda Dangdut |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| LPDP Sesalkan Konten Viral Alumni, Sebut Tidak Cerminkan Nilai Integritas |
|
|---|
| Video soal Kewarganegaraan Anak Jadi Sorotan, Eks Penerima LPDP Sampaikan Klarifikasi |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|