Jumat, 6 Maret 2026

Viral Lokal

Terungkap Identitas Nenek Ditemukan Tewas di Perkebunan Warga Desa Dulupi Gorontalo

Seorang wanita berusia 70 tahun ditemukan tewas di perkebunan warga di Dusun IV Batu Potong

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Terungkap Identitas Nenek Ditemukan Tewas di Perkebunan Warga Desa Dulupi Gorontalo
FreePIC
Ilustrasi -- Lansia ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun milik warga Desa Dulupi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Seorang wanita berusia 70 tahun ditemukan tewas di perkebunan warga di Dusun IV Batu Potong, Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada Kamis (18/4/2024).

Wanita yang kerap disapa Mahaya Apiyah itu merupakan warga Desa Pobila, Kecamatan Dulupi.

Menurut saksi mata, Afriyanto Rauf alias Yanto, nenek Apiyah (Ipeia) sudah hilang sejak Rabu (17/4/2024).

"Nenek ini sudah sehari menghilang dan keluarganya sudah seharian penuh mencari nenek tersebut," ungkap Afriyanto kepada TribunGorontalo.com, Jumat (19/4/2024).

Yanto menjelaskan, bahwa nenek tersebut keluar dari rumah pukul 07.00 Wita.

"Nenek (Apeia) memang sudah pikun, ia keluar rumah sekitaran jam 7 pagi dan tidak balik lagi habis itu," jelasnya.

Menurut Yanto, nenek Apiyah menggunakan pakaian hitam dan selimut warna merah putih.

Pada saat itu, ada warga melihat warna hitam di jurang pada pukul 08.00 Wita.

"Dia kira babi hutan, jadi tidak begitu terkira. Pas didekati, dia langsung berteriak minta tolong," ucapnya.

"Saya yang tidak jauh dari lokasi tersebut langsung lari dan melihat ternyata ada mayat," lanjutnya.

Setelah jasad didekati, warga langsung mengenali bahwa itu adalah Mahaya Apeia.

Salah satu warga langsung menuju kediaman keluarga nenek Apeia di Desa Pobila. Lokasinya berjarak 7 kilometer dari tempat kejadian.

"Ketika keluarganya sudah datang, sudah banyak juga warga yang berdatangan ke TKP," tuturnya.

Adapun jenazah nenek Apiyah sudah dikebumikan di Desa Pobila sekira pukul 15.00 Wita, Kamis (19/4/2024) kemarin.

Kronologi dari BAP Polsek Dulupi

Ricky Wuisang dari Polsek Dulupi menjelaskan kronologis dari hasil BAP.

Menurut Keterangan saksi bernama Apriyanto (23) dan Fadli (13), sekira pukul 08.00 wita mereka pergi ke kebun untuk memanen cabe rawit.

"Kebun milik dari saksi Apriyanto Gani," ungkap Ricky kepada TribunGorontalo.com, Jumat (19/4/2024).

"Setelah itu saksi Apriyanto Gani yang bersama dengan Fadli Gani berpindah ke lokasi selanjutnya untuk melanjutkan memanen cabe rawit," tambahnya.

Setelah sampai di lokasi, keduanya langsung memanen cabai rawit.

Namun pandangan Apriyanto terarah pada sosok yang tergeletak di saluran air.

Kata Ricky, Apriyanto dan Fadli langsung mengenali sosok tersebut.

Mereka langsung melapor ke Kepala Desa Dulupi.

"Kemudian (mereka) langsung menuju ke rumah keluarga korban untuk memberitahukan kejadian tersebut," tuturnya.

TANGKAPAN LAYAR - Seorang wanita paruh baya diduga tewas di perkebunan warga.
TANGKAPAN LAYAR - Seorang wanita paruh baya diduga tewas di perkebunan warga. (Tangkapan layar facebook)

Baca juga: Innalillahi! Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Perkebunan Warga Desa Dulupi Gorontalo

Penjelasan keluarga korban

Pada Rabu (17/4/2024) sekira pukul 05.30 Wita, Abas Juraga pergi bekerja.

Namun pada pukul 07.00 Wita, anak Abas (Yustin) memberitahukan bahwa neneknya sudah tidak ada di rumah.

"Kemudian saya langsung menuju ke rumah untuk mencari ibu saya namun sampai malam hari belum di temukan," lanjut Abas.

Lalu keesokkan harinya, pada pukul 08.00 Wita, cucu dari nenek Ipeia itu mendapat kabar duka dari Apriyanto.

"Setelah sampai di lokasi tersebut saya langsung melihat bahwa orang yang tergeletak itu merupakan ibu saya yang sudah hilang sejak kemarin," jelas Abas seperti ditirukan oleh Ricky.

Berikut identitas korban, saksi dan juga keluarga yang berhasil dirangkum TribunGorontalo.com.

1. Identitas Korban 

Nama : Ipeia Ipanggi
Umur : 70 Thn
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Dusun 3 Desa Tabongo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo

2. Identitas saksi :

Saksi I (Pemilik Kebun):

Nama : Apriyanto Gani
Umur : 23 tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Luwuk, Sulawesi Tengah 

Saksi II:

Nama : Fadli Gani
Umur : 13 tahun
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dusun IV Batu Potong Desa Dulupi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo

3. Identitas keluarga korban

- Nama : Abas Juraga (anak korban)

Umur : 44 thn
Perkerjaan : Tani
Alamat : Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo.

- Nama : Yustin Sako (cucu korban)
Umur : 33 tahun
Pekerjaan : Ibu Rumah tangga
Alamat : Dusun IV Batu Potong Desa Dulupi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo

 

Simak berita breaking news dan beragam peristiwa lokal hingga nasional langsung dari ponsel. Ikuti saluran WhatsApp Tribun Gorontalo

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved