Kesehatan
Bingung Bedakan Gejala Muntaber dan Diare, Begini Penjelasannya
Diare dan muntaber memiliki gejala yang sama. Namun, penyakit ini berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Orang-yang-sakit-perut-karena-diare-atau-muntaber.jpg)
Pertama, jaga cairan tubuh dengan beri cairan jumlah cukup.
Kalau anak mau minum atau makan, berikan oralit dalam jumlah cukup.
Kalau anak tidak bisa mungkin harus berikan infus.
Kedua, berikan makanan ringan dan mudah dicerna. Seperti bubur atau roti tawar. Upaya ini untuk membantu memulihkan sistem pencernaan.
"Ketiga, istirahat cukup. Segala sesuatu ya kalau sakit tentu membutuhkan istirahat cukup sehingga pulih dengan baik," imbaunya.
Keempat, hindari makanan pedas, berlemak atau berminyak.
Lebih lanjut ia mengingatkan orangtua untuk memerhatikan kondisi hidrasi dan kesadaran anak.
Kesadaran anak saat mengalami muntaber bisa turun. Sehingga orangtua perlu terus waspada.
Terakhir, hindari penggunaan obat tanpa resep dokter.
"Pada anak terkadang yang terpenting cairannya. Muntaber salah satu mekanisme tubuh mengeluarkan toksin atau racun yang ada," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gejala Serupa, Ini Beda Muntaber dengan Diare Biasa.
| Fakta Mengejutkan! Roti Bisa Picu Penambahan Lemak Tanpa Tambah Kalori |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Gorontalo Ajak Media Kawal JKN: Program Ini Milik Pemerintah dan Masyarakat |
|
|---|
| Direksi Baru BPJS Kesehatan Beber 8 Program Andalan, Jawab Semua Kebutuhan Peserta JKN |
|
|---|
| Minum Air Bekas Kemarin, Aman atau Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya |
|
|---|
| Pola Makan Sehari-hari Berperan Besar Kendalikan Tekanan Darah Tinggi dan Diabetes |
|
|---|