Berita Viral
Kronologis Dua Perempuan Dirudapaksa Massa Unjuk Rasa di Nabire Papua
Kejadian berawal dari kericuhan massa pengunjuk rasa yang menuntut penegakan hukum TNI yang diduga menyiksa warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Kobaran-Api-di-Nabire.jpg)
"Massa medapati kedua korban, dan korban langsung melarikan diri, tapi mereka ditangkap oleh massa," katanya.
Mereka pun sempat menganiaya kedua perempuan itu.
"Jadi kedua korban ini dipukul dan ditendang, lalu diperkosa. Korban pertama sebanyak lima kali, dan korban kedua sebanyak tujuh kali," jelasnya.
Setelah memperkosa kedua korban, massa langsung melarikan diri.
Tak hanya itu, satu kendaraan roda dua dan dua handphone milik korban pun dirampas.
Sementara, korban sudah dievakuasi ke RSUD Nabire oleh pihak keamanan untuk dilakukan perawatan medis dan visum dokter.
"Selanjutnya, nanti setelah kondisi korban sudah membaik, maka akan langsung dilakukan laporan polisi oleh korban, untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
Bertu menegaskan pihaknya akan melakukan pencarian terhadap para pelaku, sebab ini adalah tindak pidana murni di luar dari aksi unjuk rasa.
"Jadi kami tetap berkomitmen untuk memburu dan menindak tegas para pelaku," tandasnya.
Atas kejadian tersebut, AKP Bertu berharap, kepada keluarga korban agar tetap tenang dan serahkan semuanya kepada pihak kepolisian.
"Kami akan mengoptimalkan pencarian terhadap para pelaku," ujarnya.
Rumah warga dibakar
Lebih lanjut AKP Bertu Hardiyka Eka Anwar rumah S (40) yang merupakan penjaga tempat ibadah (Musala) Albumi Jayanti, dibakar massa.
Baca juga: Viral Warga Temukan Mayat Perempuan Dalam Mobil Honda CR-V Terparkir
Bertu mengungkapkan kronologis kejadian tersebut mulai pembakaran dilaporkan pukul 11.15 WIT.
Tepat sebelum terjadinya praktek rudapaksa yang dilakukan oleh pendemo terhadap dua warga sipil.