Berita Kota Gorontalo
Penjual Minuman Soda di Kota Gorontalo Ini Sisihkan Keuntungan untuk Donasi ke Palestina
Penjualan minuman soda kian marak di Kota Gorontalo. Sejumlah titik di bahu jalanan banyak minuman soda bertumpuk.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yulan-Sapide.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjualan minuman soda kian marak di Kota Gorontalo.
Sejumlah titik di bahu jalanan banyak minuman soda bertumpuk.
Yulan Sapide, penjual minuman soda di Kota Gorontalo mengaku antusias menyambut hari lebaran.
Wanita berusia 35 tahun itu mengaku banyak pembeli sprite, fanta, dan coca cola. Mulai dari ukuran 250 Ml hingga 1 Liter.
Yulan mengungkap lapaknya tersedia hingga larut malam.
"Pokoknya ini dibuka dari jam 8 pagi hingga tidak ada kendaraan yang lewat kalau sudah larut malam," ungkapnya.
Lokasi jualan minuman Yulan berada di Jl Cendrawasih, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
"Lokasi jualan hanya di sini. Lokasi ini kami kontrak," ungkapnya.
Sampai hari ini Yulan mengaku masyarakat Kota Gorontalo lebih menyukai minuman yang berukuran kecil.
Hal tersebut karena tingginya permintaan minuman di ukuran 250 ml dan ukuran 350 ml.
"Paling banyak itu ukuran imut (250 ml) dan ukuran kecil (350 ml), itu ukuran yang masyarakat sering beli," jelasnya.
Untuk minuman soda di kaleng, lanjut Yulan, sampai pertengahan Ramadan terhitung sedikit peminat.
Yulan mengaku dengan adanya kisruh di Timur Tengah menyebabkan penjualannya juga sedikit menurun.
"Kalo dibanding hari biasa ini naik, kalau dibanding dengan hari raya tahun lalu ini menurun," ungkapnya.
Yulan mengaku keuntungan penjualannya akan didonasikan untuk masyarakat Palestina.
"Keuntungan lain buat donasi nanti untuk Palestina," jelasnya.
Saat ini, Yulan mengungkap, jika setiap hari bisa menjual minuman mulai dari 100 botol hingga 500 botol.
Ia berharap penjualan minumannya bisa meningkat seiring mendekati hari lebaran. (*)