Kamis, 5 Maret 2026

Berita Pasar dan Ekonomi

Harga Sembako di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Merangkak Naik, Rica dan Ayam Meroket

Pantauan TribunGorontalo.com, pada Kamis (7/3/2024), harga cabai merah naik dari perkilonya Rp 40 ribu sudah naik mencapai 70 ribu perkilonya.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Harga Sembako di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Merangkak Naik, Rica dan Ayam Meroket
TribunGorontalo.com
Penjual ayam di Pasar Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Jelang bulan suci Ramadan, harga sembako di Pasar Tradisional Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, merangkak naik. 

Pantauan TribunGorontalo.com, pada Kamis (7/3/2024), harga cabai merah naik dari perkilonya Rp 40 ribu sudah naik mencapai 70 ribu perkilonya.

Pedagang di Ibukota Boalemo, Jefri Usman mengakui kenaikan harga tersebut.

"Harga cabai merah saat ini naik Rp 30 ribu dari Rp 40 ribu menjadi Rp 70 ribu perkilonya untuk harga eceran di pasar," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com di pasar.

Baca juga: Plh Sekda Kota Gorontalo Buka Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral BPS

Kata Jefri, Selain harga cabai merah, harga bawang merah juga naik dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu perkilonya.

"Untuk harga bawang merah naik 10 ribu dari harga semula Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu perkilonya," lanjutnya.

Sejalan dengan harga cabai merah dan bawang merah, harga daging ayam di Pasar Tradisional Tilamuta meroket.

Zulfikari Tuna salah satu penjual daging ayam mengatakan pendapatnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono Tinjau Gerakan Pangan Murah

"Harga ayam potong per kilonya naik dari harga Rp 28 ribu sekarang menjadi Rp 31 ribu," ungkapnya.

Ia juga menambahkan hal ini terjadi karena ayam lokal untuk sekarang tidak tersedia, yang ada hanya ayam dari luar Gorontalo.

"Untuk sekarang kami hanya mengambil ayam dari luar Gorontalo, perusahaan lokal semuanya belum ada ayam," lanjutnya.

Zulfikari juga mengharapkan adanya penurunan harga dari perusahaan ayam agar masyarakat bisa mendapatkan ayam murah untuk sahur nantinya.

"Saya hanya berharap agar ada penurunan harga dari para perusahaan ayam, agar nantinya masyarakat bisa mendapatkan ayam murah untuk sahur," lanjutnya.

Selain tanggapan dari pedagang, adapula pendapat  dari Hasan Makuta, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boalemo.

Baca juga: Plafon RSU Bioklinik Gorontalo Ambruk, Pasien Berlarian Keluar Pakai Infus

"Untuk saat ini memang peningkatan sembako meningkat, beras, cabai merah, dan ayam meningkat drastis," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com saat ditemui di Pasar Murah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved