Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-735: Jet Tempur Su-34 Rusia Ditembak Jatuh Pasukan Zelensky

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-735, Rabu (28/2/2024): pasukan militer Ukraina diklaim menembak jatuh sebuah jet tempur Su-34 Rusia.

Penulis: Nina Y | Editor: Nina Yuniar
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-735: Jet Tempur Su-34 Rusia Ditembak Jatuh Pasukan Zelensky
via military-today.com
Ilustrasi Sukhoi Su-34 Fullback Long-Range Interdictor. Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina hari ke-735 pada Rabu, 28 Februari 2024: Pasukan Ukraina diklaim telah menembak sebuah jatuh jet tempur Su-34 Rusia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Simak perkembangan terbaru dalam perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina berikut ini yang hingga hari ini, Rabu (28/2/2024) masih berlangsung.

Salah satu kabar terbaru dalam perang adalah pasukan militer Ukraina disebut telah menembak jatu sebuah jet tempur Su-34 Rusia.

Dimulai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin sejak 24 Februari 2022, invasi di Ukraina ini telah berjalan selama 735 hari.

Seiring dengan perjalanannya, Rusia diketahui sudah mencaplok 4 wilayah di Ukraina sekaligus antara lain Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-34, Jet Tempur Rusia yang Ditembak Jatuh di Wilayah Ukraina Timur

Konflik bersenjata yang terjadi di antara Rusia dengan Ukraina hingga sekarang masih berlanjut dan belum tampak akan berakhir.

Update Perang Rusia Vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut ini merupakan rangkuman peristiwa-peristiwa yang perlu diketahui pada hari ke-735 invasi Rusia di Ukraina:

- Pasukan Ukraina menembak jatuh sebuah jet tempur Su-34 Rusia di front timur, kata komandan angkatan udara Mykola Oleshchuk.

- Pasukan Ukraina mundur dari desa Severne dan Stepove dekat kota timur Avdiika, yang baru-baru ini direbut oleh pasukan Rusia, kata juru bicara militer Dmytro Lykhoviy.

Staf umum mengatakan pasukan Ukraina melakukan serangan udara terhadap posisi Rusia di pemukiman Krasnohorivka dekat Avdiivka.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-734: Pasukan Putin Klaim Rebut Desa Lastochkyne di Ukraina

- Di sekitar Avdiikva, yang baru-baru ini direbut oleh pasukan invasi Rusia, pertempuran sengit dilaporkan terjadi di sisi timur Orlivka dan utara Tonen'ke, sementara di sebelah timur Semenivka, pasukan Ukraina menggunakan ranjau dan artileri untuk melawan serangan pasukan lapis baja Rusia.

Di oblast Zaporizhzhia, pasukan Ukraina dilaporkan melawan serangan di sekitar Malynivka dan Robotyne.

- Ukraina diperkirakan masih kekurangan amunisi dan tidak berdaya dalam perangnya dengan Rusia selama beberapa bulan sampai negara-negara barat mendapatkan dukungan lebih lanjut, kata Kepala Angkatan Bersenjata Inggris Laksamana Sir Tony Radakin.

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Albania pada Selasa (27/2/2024), menjelang “KTT Ukraina-Eropa Tenggara” mengenai keamanan.

Menteri Luar Negeri Albania Igli Hasani mengatakan Albania “berdiri dalam solidaritas dengan Ukraina dalam perjuangan heroiknya melawan agresi Rusia”.

Albania, yang menjadi anggota NATO sejak 2009, merupakan pendukung vokal Ukraina namun lebih diam di depan umum dalam memasok senjata ke Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-733: Stasiun Kereta Api Kota Kostiantynivka Dibombardir

- Presiden Amerika Serikat Joe Biden bertemu dengan para pemimpin Kongres di Gedung Putih pada hari Selasa, untuk membicarakan rancangan undang-undang bantuan Ukraina, dalam sebuah pertemuan yang digambarkan oleh pemimpin mayoritas Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, sebagai pertemuan yang intens.

“Kebutuhannya mendesak, konsekuensi dari tidak adanya tindakan yang dilakukan setiap hari di Ukraina sangatlah mengerikan.” kata Biden tentang bantuan Ukraina.

- Mike Johnson, Ketua DPR AS dari Partai Republik yang selama ini menghalangi pertimbangan lebih lanjut mengenai bantuan Ukraina, tidak menyebutkan topik tersebut dalam sambutan singkatnya di luar Gedung Sayap Barat setelahnya.

Johnson berbicara tentang keamanan perbatasan Meksiko dan pendanaan pemerintah yang berkelanjutan, serta pembicaraan tatap muka dengan Biden.

Kelompok garis keras Partai Republik menampilkan diri mereka fokus pada pengamanan perbatasan dari imigran ilegal sebelum memberikan bantuan lebih lanjut kepada Ukraina, meskipun mereka telah melakukan negosiasi dan kemudian menolak undang-undang yang mengatur kedua hal tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-732: G7 Janjikan Sanksi Baru untuk Jerat Rusia

- Beberapa negara Eropa dan Amerika mengatakan mereka tidak mempertimbangkan pengiriman pasukan darat ke Ukraina setelah Presiden Prancis, Emmanuel Macron menolak mengesampingkan hal tersebut.

Kanselir Jerman Olaf Scholz bahkan mengatakan ada kesepakatan di konferensi Paris Ukraina pada Senin (26/2/2024) “bahwa tidak akan ada pasukan darat, tidak ada tentara di tanah Ukraina” yang dikirim oleh negara-negara Eropa atau negara-negara NATO.

- Menteri Luar Negeri Perancis Stephane Sejourne, dalam pidatonya di parlemen Perancis, mengatakan:

“Kita harus mempertimbangkan tindakan baru untuk mendukung Ukraina. Hal ini harus menanggapi kebutuhan yang sangat spesifik, khususnya dalam hal pembersihan ranjau, dunia maya, produksi senjata di lokasi, di wilayah Ukraina."

"Beberapa dari tindakan ini mungkin memerlukan kehadiran di wilayah Ukraina, tanpa melewati ambang batas permusuhan. Tidak ada yang harus dikecualikan. Ini dulu dan sekarang masih menjadi posisi presiden republik ini.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-730: AS Siapkan Ratusan Sanksi untuk Mesin Perang Rusia

- Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal juga mengatakan tidak ada yang mustahil dalam upaya Barat untuk mencegah kemenangan Rusia di Ukraina.

“Tidak ada dinamika yang bisa dikesampingkan. Kami akan melakukan apa pun untuk memastikan bahwa Rusia tidak dapat memenangkan perang ini,” ujar Attal.

Kremlin menyatakan bahwa konflik antara Rusia dan NATO tidak akan terhindarkan jika anggota NATO dari Eropa berperang di Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-729: Uni Eropa Setujui Sanksi untuk Negara Pro-Rusia

- Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyerukan negara-negara G7 untuk segera mengambil keuntungan dari aset-aset Rusia yang dibekukan di negara-negara barat dan mengalihkannya ke Ukraina.

“Ada alasan hukum, ekonomi, dan moral internasional yang kuat untuk bergerak maju. Ini akan menjadi respons yang tegas terhadap ancaman Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap stabilitas global.” kata Yellen.

- Dua petugas polisi tewas dan empat lainnya terluka akibat penembakan Rusia di wilayah Sumy, Ukraina utara, kata Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko.

Melalui Telegram, Klymenko mengungkapkan bahwa tim investigasi sengaja ditembaki ketika mendokumentasikan kerusakan yang disebabkan oleh serangan Rusia sebelumnya.

- Korea Utara telah mengirimkan sekitar 6.700 kontainer yang membawa jutaan amunisi ke Rusia sejak bulan Juli untuk mendukung invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina, media Korea Selatan melaporkan pada hari Selasa.

Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won Sik mengatakan kontainer tersebut mungkin membawa lebih dari 3 juta peluru artileri 152mm, atau 500.000 peluru 122mm.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved