Mobil Damkar Pohuwato

Parah! 13 Kecamatan Pohuwato Dilayani Satu Mobil Damkar Rusak

Faktanya, wilayah yang terdiri dari 13 kecamatan ini hanya memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran yang beroperasi!

Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ilustrasi mobil damkar -- Menurut Nasir Giasi, minimal Kabupaten Pohuwato memiliki 13 mobil. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Pohuwato terancam akibat minimnya armada pemadam kebakaran.

Faktanya, wilayah yang terdiri dari 13 kecamatan ini hanya memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran yang beroperasi!

Kondisi ini tentu saja menimbulkan keprihatinan dan keresahan di kalangan masyarakat.

Bagaimana tidak, dengan luas wilayah yang begitu besar, satu unit mobil pemadam kebakaran jelas tidak cukup untuk menangani potensi kebakaran di berbagai lokasi.

Menanggapi situasi ini, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, mengusulkan solusi proaktif dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BSG dan BRI.

Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli mobil pemadam kebakaran tambahan guna meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Nasir menyampaikan keamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Terutama memiliki lebih dari satu unit mobil pemadam kebakaran adalah hal yang sangat penting.

"Dengan kondisi saat ini, kita tidak bisa berpangku tangan. Dana CSR dari Bank BSG dan BRI dapat dimanfaatkan untuk menambah jumlah mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Pohuwato,"ungkapnya.

Selain memberikan solusi, Nasir juga berjanji untuk mengawal proses pengadaan dan ketersediaan mobil pemadam kebakaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa tindakan konkret perlu diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat akan keamanan dari risiko kebakaran dapat terpenuhi.

"Saya akan mengawal secara pribadi segenap penuh jiwa dan raga," tuturnya.

Tokoh masyarakat Pohuwato, Hamsah Tamrin, juga memberikan tanggapan terkait kebutuhan mobil pemadam kebakaran di kabupaten tersebut.

Menurutnya, dengan memiliki 13 kecamatan, Pohuwato seharusnya memiliki setidaknya tiga unit mobil pemadam kebakaran.

"Hanya satu unit mobil pemadam kebakaran di Kabupaten Pohuwato tentu tidak mencukupi. Kita harus berpikir realistis dan memastikan setiap kecamatan memiliki akses yang cepat untuk penanganan kebakaran. Tiga mobil pemadam kebakaran harus menjadi target minimum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tegasnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved