Jokowi Segera Temui Sejumlah Ketua Umum Parpol, tapi Tak Akan Bertemu Ketum yang Dinilai Tak Perlu
Presiden Jokowi mengaku ingin menjadi jembatan komunikasi antar Ketua Umum Partai Politik yang selama ini belum sejalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Presiden-Jokowi-di-KTT-Perubahan-Iklim-PBB-COP26-di-Glasgow.jpg)
Hanya saja Presiden mengatakan bahwa pertemuan dirinya dengan tokoh politik tersebut masih awal awal.
"Ini baru awal-awal, nanti kalo sudah final nanti kami..," kata Jokowi.
Presiden Jokowi kemudian meluruskan bahwa menjembatani yang ia maksud bukan masalah politik.
Menurut Jokowi, urusan politik merupakan urusan Parpol.
"Ya semuanya. Saya ingin menjadi jembatan untuk semuanya. Urusan politik itu urusan partai," katanya.
Menurut Presiden pertemuan dengan Surya Paloh merupakan pertemuan biasa. Pembahasan politik juga hal yang biasa dilakukan.
"Ya pertemuan politik biasa. Bicara masalah politik juga biasa," kata Jokowi.
Presiden tidak menjelaskan lebih rinci soal pertemuan tersebut. Hanya saja ia mengatakan bahwa pertemuan tersebut sangat bermanfaat.
"Itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan kita, bagi negara kita. Yang paling penting itu," katanya.
Presiden enggan menjawab mengenai siapa yang menginisiasi pertemuan tersebut. Menurut Presiden mengenai siapa yang mengundang dan diundang tidaklah penting.
"Dua duanya gak perlu lah siapa yang undang. gak perlu, yang paling penting memang ada pertemuan," kata Jokowi.
Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Tak Akan Temui Ketua Umum Partai Politik yang Dinilai Tidak Perlu
| Jokowi Tetap Tempuh Jalur Hukum soal Ijazah Meski Buka Ruang Maaf |
|
|---|
| Sosok Irjenpol Johnny Edison Isir, Mantan Ajudan Jokowi Jadi Kadiv Humas Polri |
|
|---|
| Jokowi Dipastikan Hadir di Rakernas PSI Makassar Hari Ini, Kaesang Singgung Ketua Dewan Pembina |
|
|---|
| Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode, Tanggapi Gibran Dikaitkan Pilpres 2029 |
|
|---|
| Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Jokowi Ajukan Jalur Damai, Polisi Masih Tunggu Kesepakatan |
|
|---|