Selasa, 10 Maret 2026

Pilpres 2024

Bicara Kecurangan Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Teriak-teriak, Kalau Ada Bukti Bawa ke Bawaslu atau MK

Presiden Jokowi berpendapat pengawasan berlapis di Pemilu 2024 akan bisa menghilangkan tindakan kecurangan.

Tayang:
Editor: Nandaocta
zoom-inlihat foto Bicara Kecurangan Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Teriak-teriak, Kalau Ada Bukti Bawa ke Bawaslu atau MK
Dok. Sekretariat Presiden via Kompas.com
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menunjukkan jari kelingking yang sudah dicelup ke tinta sebagai tanda sudah menggunakan hak suara untuk Pemilu 2024 di TPS 10 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024). Terbaru, Presiden Jokowi berpendapat pengawasan berlapis di Pemilu 2024 akan bisa menghilangkan tindakan kecurangan. 

"Exit poll di luar negeri itu mencerminkan tidak adanya operasi bansos, tidak adanya operasi intimidasi, tidak adanya operasi keterlibatan dari institusi-institusi negara, sehingga warga Indonesia bisa menyampaikan pilihannya secara jernih."

Baca juga: Soal Kecurangan Pemilu 2024, Timnas AMIN Peringatkan: Bendungan bisa Jebol. Jangan Main-main!

"Tetapi berbeda dengan dalam negeri yang memang dari aspek hulu ke hilir terjadi berbagai persoalan yang sangat serius, sehingga anomali demokrasi ini yang kemudian kami lihat, kami melihat nampak adanya fenomena overshooting. Jadi, kalau berburu itu nembaknya berlebihan," tegas Hasto.

Oleh karena itu, Hasto menegaskan pihaknya melihat adanya kecurangan dalam Pemilu 2024 ini. Apalagi, pihaknya juga sudah memiliki bukti materiel dan fakta hukum.

"Seluruh aspirasi nantinya akan disampaikan melalui tim khusus yang akan segera dibentuk oleh Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud," pungkas Hasto.

 

 

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)(WartakotaLive.com/Nuri Yatul Hikmah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Dugaan Kecurangan di Pemilu 2024, Jokowi: Jika Ada Bukti Bisa Bawa ke Bawaslu atau MK

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved