Berita Boalemo

Jalan Bypass Boalemo Gorontalo Menelan Korban, Risiko Kecelakaan Tinggi

Bripka Rahmat Olii Selaku Kanit Gakkum (Kepala Unit Penegak Hukum) Polres Boalemo mengakui, bahwa ada risiko kecelakaan di jalan ini. 

|
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Nawir Islim
Kondisi Jalan Bypass Boalemo, Senin (12/2/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Jalan Bypas Boalemo, Gorontalo berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan kendaraan. 

Sebab, meskipun jadi jalan trans, namun kondisinya berlubang. Ada terlihat tampalan di sejumlah aspal di jalan ini.  

Bripka Rahmat Olii Selaku Kanit Gakkum (Kepala Unit Penegak Hukum) Polres Boalemo mengakui, bahwa ada risiko kecelakaan di jalan ini. 

"Tahun 2023 kemarin pernah terjadi satu kecelakaan tunggal di jalan bypass," ujarnya kepada  TribunGorontalo.com, Senin (12/2/2024) di Polres Boalemo.

Beruntung, saat itu korban hanya mengalami luka ringan. Hal yang diserot adalah pengendara itu mengalami kecelakaan tunggal lantaran kondisi jalan.

Lubang aspal Jalan Bypass Boalemo, Gorontalo.
Lubang aspal Jalan Bypass Boalemo, Gorontalo.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada kecelakaan lagi jika jalan tersebut tidak segera di perbaiki," tambahnya.

Bripka Rahmat juga menegaskan perlunya perbaikan penuh terhadap jalan bypass tersebut.

"Jalan yang berlubang hanya ditampal yang mengakibatkan kondisi jalan tidak rata dan bergelombang" tambahnya.

Ia juga pernah mengikuti rapat bersama Dinas PU Privinsi Gorontalo untuk membahas perbaikan jalan bypass tersebut di Hotel Meranti Jalan Andalas, Kota Gorontalo.

"Kami sudah berbicara dengan dengan pemerintah Provinsi Gorontalo mengenai perbaikan jalan, pemasangan rambu kecepatan, dan penerangan area sekitar jalan," ungkapnya.

Per hari ini, Senin (12/2/2024), TribunGorontalo.com sudah melakukan konfirmasi atas persoalan tersebut, tapi belum ada tanggapan dari Dinas PU Provinsi Gorontalo dan Balai Jalan Provinsi Gorontalo.

Rahman pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin melewati jalan tersebut tetap waspada.

"Masyarakat sekitar maupun luar harus tetap fokus dan waspada terhadap jalan sekitar agar tidak terjadi kecelakaan yang bisa membahayakan nyawa," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved