Senin, 16 Maret 2026

Pilpres 2024

Pengakuan Ahok Ditawari Jokowi Jadi Calon Kepala Otorita IKN hingga Siap Jadi Menteri Keuangan

hok mengaku pernah ingin menjadi Dirjen Pajak saat pemerintahan Jokowi. Jika Ganjar-Mahfud menang dia ingin menjadi menteri keuangan saja.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Pengakuan Ahok Ditawari Jokowi Jadi Calon Kepala Otorita IKN hingga Siap Jadi Menteri Keuangan
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Warunk Wow, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Cerita Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang mengaku ditawari Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Ahok mengaku mengusulkan sejumlah hal termasuk lokasi IKN

Selain itu pada kesempatan berbeda, Ahok mengaku pernah ingin menjadi Dirjen Pajak saat pemerintahan Jokowi. Jika Ganjar-Mahfud menang dia ingin menjadi menteri keuangan saja.

“Jujur aja, waktu IKN mau dibentuk, Pak Jokowi sudah panggil saya, tanyakan. Saya salah satu calon kepala (otorita) IKN, saat itu ya,” kata Ahok dalam diskusi 'Ahok Is Back' di Warunk Wow, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024).

Lebih lanjut, Ahok bercerita, saat itu dirinya mengaku memberikan masukan kepada Presiden Jokowi, yakni pemindahan Ibu Kota itu harus dilandasi dengan undang-undang.

Supaya lebih mudah menarik perhatian para investor.

“Saya bilang (ke Pak Jokowi) ‘pak, kalau mau investor masuk, langkah pertama harus ada Undang-undang IKN. Baru orang mau percaya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ahok ternyata juga memberikan usulan soal lokasi IKN.

Waktu itu, Ahok mengatakan, seharusnya IKN ditempatkan di Kalimantan Tengah (Kalteng), sesuai dengan cita-cita Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno.

“Kalau mau berdasarkan historis, sejarah, bicara Trisakti nih, bicara nawacita nih, harusnya IKN itu ada di Kalteng, sesuai Bung Karno. Kenapa di Kalteng? Karena Kalteng tidak usah bebasin lahan,” ucapnya.

Selain itu, Ahok menilai lokasi di Kalimantan Tengah juga bakal mudah menjangkau seluruh Pulau Kalimantan.

Apabila pembangunan IKN dilakukan di Kalteng, kata Ahok, PT Pertamina juga telah memiliki banyak lahan di sana.

Sehingga, tidak perlu repot untuk melakukan pembebasan lahan.

“Semua pegawai kita (Pertamina), semua kantor kita akan kita pindahkan ke Kalteng. Jadi ini kayak denger, Amerika."

"Ini pesawat itu base-nya di tengah. Jadi kemana-mana hanya dua jam, dua jam, dua jam. Mungkin empat kali landing. Kita punya avtur sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, dikatakan Ahok, jika opsinya di Kalimantan Timur (Kaltim), ia lebih menyarankan, agar pemindahan ibu kota seharusnya ditempatkan di Balikpapan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved