Sabtu, 7 Maret 2026

Pilpres 2024

Dukung Ganjar-Mahfud, Ahok Disebut Bisa Jadi Kuda Putih Jokowi dalam Batalkan Koalisi 01 dan 03

Di media sosial, narasi muncul bahwa dukungan Ahok untuk Ganjar-Mahfud itu sebagai kuda putih Jokowi di Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Nandaocta
zoom-inlihat foto Dukung Ganjar-Mahfud, Ahok Disebut Bisa Jadi Kuda Putih Jokowi dalam Batalkan Koalisi 01 dan 03
Tribunnews.com/Rahmat Fajar Nugraha
Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok usai kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2024). Di media sosial, narasi muncul bahwa dukungan Ahok untuk Ganjar-Mahfud itu sebagai kuda putih Jokowi di Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendukung paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di pilpres 2024. 

Di media sosial, narasi muncul bahwa dukungan Ahok untuk Ganjar-Mahfud itu sebagai kuda putih Jokowi di Pilpres 2024.

Menanggapi itu, Analis politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago berpendapat bahwa wajar Ahok dinilai sebagai kuda putih.

Hal ini dikarenakan Ahok sebelumnya diketahui memiliki kedekatan personal dengan Jokowi.

Karena itu, dukungan yang diberikan Ahok kepada Ganjar dianggap sebagai strategi menggembosi PDIP dari dalam.

 

 

Baca juga: Ahok Nilai Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja, TKN Prabowo-Gibran Balas Sindir, Sebut Beban Masyarakat

Baca juga: Momen Ganjar Ajak Pendukung Prabowo-Gibran di Balikpapan Makan Siang Bersama

Namun, kalau dilihat pada sisi lain, Ahok bisa menjadi kuda putihnya Megawati untuk melawan Jokowi. 

"Dari sisi pendukung Jokowi, Ahok bakal dianggap sebagai kuda putih. Hal yang sama juga berlaku pada PDI-P, bahwa Ahok strategi PDI-P ingin menggoyang pengaruh Jokowi. Selain dua tokoh ini memiliki relawan yang sama, maka ada potensi untuk memecah gerakan Jokowi, " ujar Arifki.

Dikatakan Arifki, hal yang menarik Ahok sebagai kuda putih Jokowi adalah dengan batalnya koalisi Paslon 01 dan 03 untuk menyiapkan rencana 2 putaran. 

Karena kepentingan yang muncul sejak Ahok mendukung Ganjar-Mahfud, Secara ideologis sulit menyatukan elite 03 dan 01, apalagi antara personal Ahok dan Anies.

Arifki menilai Pertemuan Ahok dan Anies bakal membuka lagi luka lama Pilkada DKI Jakarta 2017. 

Basis pemilih Anies dan Ahok juga berlawanan. Jika Ahok fokus memenangkan Ganjar-Mahfud di DKI Jakarta berarti yang direbut adalah suara Anies. 

"Ahok bisa saja menjadi kuda putih Ganjar untuk mengalahkan Anies jika pilpres berpotensi dua putaran. Karena dari berbagai survei, elektabilitas Ganjar-Mahfud kalah dari Anies-Imin. Ahok kuda putihnya bisa dilihat dari sudut mana pun," pungkas Arifki.

Sebelumnya, Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menanggapi isu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai kuda putih Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Baca juga: TERUNGKAP Penyebab Ahok Lama Mundur Dukung Ganjar, Akibatnya Pertamina Bisa Hemat 46 Persen

Sebutan kuda putih itu ramai di media sosial, yakni Ahok dianggap ditempatkan Jokowi guna mencegah paslon Ganjar-Mahfud bergabung dengan Anies-Muhaimin.

Ganjar mengatakan, semua bisa berasumsi termasuk isu Ahok sebagai kuda putih Presiden Jokowi.

"Ya semuanya akan bisa mempertimbangkan, memperhitungkan, berasumsi," kata Ganjar saat ditemui seusai kampanye akbar di BSCC DOME, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/2/2024).

Namun, dia menegaskan, Ahok merupakan sahabatnya. Dia meyakini mantan Gubernur DKI Jakarta ini memiliki nilai-nilai dalam berjuang.

"Tapi Ahok teman saya. Dia sudah lama bersama saya dan tentu saja dia punya nilai-nilai. Nilai-nilai itu dia tunjukkan waktu jadi anggota DPR, waktu jadi wakil gubernur, kemudian menjadi gubernur sebentar, lalu kemudian dia tidak bisa menjadi gubernur," ujar Ganjar.

Ganjar lalu mengungkit ketika Ahok dijebloskan ke penjara karena kasus penistaan agama pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Setelah keluar dari penjara, kata dia, Ahok pun ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) dengan gaji yang cukup besar, namun dia keluar karena nilai.

"Ingat semua kasusnya? Orang jualan ayat, dan kemudian dia masuk penjara, dan dia ikhlas itu, lalu dia menjadi seorang profesional dengan bayaran yang cukup, dan dia memilih keluar untuk membantu saya karena sebuah nilai," tutur Ganjar.

"Sehingga harapan kita, kalau orang nanti mau bergabung atau tidak bergabung, kami punya nilai dan nilai itu secara universal bisa dipertanggung jawabkan. Take it or leave it," imbuh Ganjar menambahkan.

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ahok Disebut Bisa Jadi Kuda Putih Jokowi dan Megawati

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved