Viral Nasional

Curhat Bocah SMP, Ditinggal Ibu dan Kerap Dibentak Ayah yang Sibuk Pacaran

Sebetulnya, ia ditinggal oleh ibunya. Lalu kini tinggal bersama ayahnya, namun tak diperlakukan dengan baik.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Tribun News
Tangkapan layar curhatan siswa SMP yang viral di TikTok. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang bocah dipaksa menerima kondisi yang serba sulit. Bukan hanya ekonomi, tapi harmonisasi keluarga. 

Bocah yang baru duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) ini ditelantarkan ibu dan ayahnya. 

Sebetulnya, ia ditinggal oleh ibunya. Lalu kini tinggal bersama ayahnya, namun tak diperlakukan dengan baik.

Ayahnya disebut lebih sibuk pacaran dibanding merawatnya. Kisah bocah ini pun viral di TikTok milik akun @khatamiii.

Baca juga: Perjuangan Seorang Driver Ojol Jadi Calon Anggota DPRD Provinsi, Mampu Kuliahkan 3 Anak

Kisah pilu bocah ini terungkap dari tugas menulis yang diberikan oleh gurunya. Mereka diminta menuliskan tentang dirinya. 

Guru ini pun mendadak terdiam kala membaca curhatan yang ditulis oleh muridnya tersebut. 

"Kenapa tiba-tiba diem pas lagi ngajar ?," tulis guru tersebut dalam narasi TikTok-nya. 

Usai menuliskan itu, guru ini pun mengajak penonton video TikToknya untuk membaca curhatan siswa tersebut. 

Guru tersebut tidak mengungkap identitas siswanya itu. Namun yang menarik dari peristiwa ini adalah kisahnya. 

Siswa SMP itu mengaku jika ia adalah anak brokenhome. Kedua orangtuanya berpisah. Rumah yang ia idamkan pun hancur. 

Baca juga: Kisah Dosen Banting Setir Jadi Petugas Kebersihan Gara-gara Gaji Kecil

Ibunya pergi meninggalkannya. Ia pun tinggal bersama ayahnya. Namun ditinggal ibu bukanlah sakit yang harus ia terima. 

Sebab, hal yang menyakitkan lainnya adalah jika dirinya sama sekali tidak diurus oleh ayahnya. 

Dalam suratnya siswa itu menulis: Saya gak tau mau ceritain diri saya gimana karena saya sendiri gak tau. Saya dari keluarga yang berantakan kak, dari kecil orangtua saya merantau, giliran pulang berantem terus dan pada akhirnya mama saya pergi duluan dan bapak saya gak pernah ngurus saya.

Sebagai anak kecil, ia sangat menginginkan punya orang tua yang utuh. Keluarga yang utuh seperti kawan-kawannya. 

Paragraf selanjutnya ia menulis: Padahal saya mau merasakan keluarga yang utuh kayak teman-teman saya. Saya merasa apa saya bukan anaknya, saya sering tanya ke diri saya sendiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved