Jumat, 6 Maret 2026

Berita Viral

Perjuangan Seorang Driver Ojol Jadi Calon Anggota DPRD Provinsi, Mampu Kuliahkan 3 Anak

Pria bernama Rusli ini menjadi calon legislatif (caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta daerah pemilih (Dapil) IV dar

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Perjuangan Seorang Driver Ojol Jadi Calon Anggota DPRD Provinsi, Mampu Kuliahkan 3 Anak
Kompas.com
Driver ojek online atau ojol yang nyaleg di pemilu 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM -Viral perjuangan seorang sopir ojek online (ojol) yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD DKI Jakarta 

Video caleg tersebut viral di tikyok saat pria berjaket hijau tengah memasang alat peraga kampanye (APK)

Pria bernama Rusli ini menjadi calon legislatif (caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta daerah pemilih (Dapil) IV dari Partai Buruh.

Melansir Kompas.com di laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), pria tersebut bernama Rusli (54) dan terdaftar sebagai Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil IV.

Dalam kesehariannya, Rusli berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) sejak 2016 hingga sekarang.

Pendidikan terakhirnya adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) 51 Jakarta Timur angkatan 1989.

Dalam sesi wawancara di sebuah saung wilayah Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2024), Rusli mengungkapkan bahwa ia merupakan kepala rumah tangga dari seorang istri dan tiga anaknya.

“Anak pertama saya, Alhamdulillah, sudah lulus D3 di UNJ dan melanjutkan S1 di Universitas Bakrie. Sekarang, dia pengin lanjut S2. Anak kedua saya sudah lulus S1 dari Polimedia Kreatif, Srengseng Sawah. Anak ketiga saya sekarang masih kuliah di Universitas Brawijaya, Malang,” ungkap Rusli.

Ketika mengungkapkan hal tersebut, mata Rusli berkaca-kaca, menangis.

 Sebab, dengan profesinya sebagai buruh ini bisa mengantarkan ketiga anaknya untuk mengemban pendidikan yang lebih baik dibandingkan dirinya dan istri.

Saat ini Rusli dan keluarganya mengontrak di kawasan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan biaya sewa Rp 1,5 juta per bulan.

Pada 2015, Rusli mengundurkan diri sebagai buruh pabrik di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Alasannya, ia ingin rehat karena akan memasuki usia senja.

“Saya hanya pengin bikin usaha apa kek gitu, yang enggak mengisi daftar hadir setiap pagi,” ucap Rusli.

Satu tahun berselang, ia masih belum menemukan usaha yang cocok.

Sumber: TribunJatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved