Berita Kabupaten Pohuwato
11 Sungai Disulap jadi Sumber Air Bersih bagi Masyarakat Pohuwato
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Maleo Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, merilis induk utama reservoir (penampungan) dari sejumlah aliran sungai
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengerukan-sungai-yang-jadi-sumber-air-bersih-PDAM-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Maleo Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, merilis induk utama reservoir (penampungan) dari sejumlah aliran sungai yang berada di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur PDAM Pohuwato, Khairudin Usman.
Menurutnya, saat ini PDAM Tirta Maleo pusat Pohuwato dan beberapa kecamatan lainnya masih mengandalkan aliran sungai setempat dan air dari hulu pegunungan.
"Kami dan beberapa kecamatan lainnya di Pohuwato, masih menggunakan aliran sungai setempat untuk ke penampungan," ungkapnya.
Dijelaskan Khairudin, seperti PDAM Pusat Tirta Maleo mengandalkan sumber air terang di pegunungan Marisa, Paguat mengandalkan Sungai Sambati, Taluditi menggunakan Sungai Taluditi, Randangan Sungai randangan, Lemito Sungati Lemito, begitupun Popayato CS menggunakan sungai Popayato.
"Semua Kecamatan masih menggunakan Sungai di wilayah itu sendiri. Berbeda dengan Kecamataan Marisa, Buntulia dan Duhiadaa menggunakan sumber air terang hulu pegunungan Marisa," kata Khairudin.
Sementara itu tambahnya, dari total 11 kecamatan. Kecamatan Marisa, Duhiadaa, Paguat, Taluditi dan Popayato Barat masih menggunakan aliran gravitasi penggunungan untuk aliran air ke reservoir (Penampungan), sisanya menggunakan bor tanah.
"Lima dari total 11 Kecamatan di Kabupaten Pohuwato menggunakan aliran gravitasi pegunungan dari hulu ke hilir, sisanya menggunakan bor tanah," ungkapnya.
Sampai saat ini lanjut Khairudin untuk kepentingan bersama di 11 Kecamatan di Pohuwato, total semua aliran IPA, menggunakan Pipa baja.
"Karena kami pikir, Kabupaten Pohuwato banyak areal pertambangan, semua pipa kami spesifikasi menggunakan Pipa Baja," tuturnya.
Bahkan karena itu, PDAM tirta Maleo di sejumlah kecamatan di Pohuwato bisa melayani 80 Kartu Keluarga untuk durasi satu liter per detik.
"Dalam satu hari kami bisa melayani 80 KK 1 liter untuk 1 detik. Dan itu konsisten dilakukan setiap hari," tutupnya.
Berikut jarak aliran air dari sungai menuju ke penampungan.
1. Kecamatan Marisa, Duhiada, Buntulia 8km
2. Kecamatan Paguat, 13 Km