Breaking News

Kasus Malaria Gorontalo

Per Januari 2024, Penyebaran Malaria di Pohuwato Berkurang 180 Kasus

Per Januari 2024 kasus Malaria di Kabupaten Pohuwato mencapai 460 kasus. Angka tersebut turun dari total 640 kasus di tahun 2023.

Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Freepik
Ilustrasi malaria 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Per Januari 2024 kasus Malaria di Kabupaten Pohuwato mencapai 460 kasus. Angka tersebut turun dari total 640 kasus di tahun 2023. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Fidi Mustafa.

Menurutnya, angka kasus penyakit malaria di Kabupaten Pohuwato turun karena tiap puskesmas di empat Kecamatan melakukan tindakan pencegahan.

"Tindakan penyemprotan di beberapa kubangan di setiap hilir pertambangan di 4 Kecamatan, Dengilo, Buntulia, Taluditi dan Popayato terus dilakukan," ungkapnya.

Ditambah lagi pencegahan fisik dan non fisik yang rutin dilakukan dipost-post screaning di pembatas jalan masuk pertambangan di Desa Makarti, Tunas jaya dan Desa Karya Baru, yang menjadi pusat sebaran Terbanyak kasus malaria di Pohuwato.

"Dari awal Desember sampai Januari awal kamipun masih aktif melakukan screaning disetiap penambang yang keluar masuk pertambangan, sehingga itu pula alasan mengapa angkanya turun," imbuhnya.

Baca juga: Ngeri! Begini Skenario Pembakaran Kantor Bupati Pohuwato Gorontalo

Suprianto Baino Kepala Desa Karya Baru, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato mengaku turut senang dengan turunnya angka kasus malaria di Pohuwato.

Menurutnya, Desa Karya Baru, Kecamatan Dengilo, merupakan salah satu tempat Penyebaran malaria, tetapi dengan informasi menurunnya angka penyebarannya merupakan hasil kerjasama antara warga dan penambang.

"Kemarin memang ada beberapa penambang yang terdeteksi, tetapi setelah itu, dilakukan screaning dan penyemprotan kubangan angka penyebaran terus turun," tuturnya.

Turunnya kasus disebut bisa menjadi motivasi masyarakat untuk lebih waspada lagi terhadap penyebaran malaria di Kecamatan Dengilo.

"Harapannya, ini motivasi bagi warga saya, pihak penambang, tim desa dan puskesmas, agar kiranya lebih waspada terkait Penyebaran malaria di Kecamatan Dengilo," tutupnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved