Berita Islami

3 Cara Menenangkan Hati yang Galau

Perubahan suasana hati manusia kadang tak bisa ditebak. Kadangkala kita merasa senang, kemudian sedih pada periode yang sama

Editor: Fadri Kidjab
istockphoto
Ilustrasi galau 

لَا إلهَ إلَّا اللهُ، وَلاَ حَوْلَ ولا قوَّةَ إلَّا بِاللهِ

Lâ ilâha illallâhu, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billah.

Syaikh Nawawi menjelaskan, berdoa kepada Allah juga masuk kategori dzikir. Untuk itu ia menganjurkan agar selalu berdoa memohon aneka macam kebaikan kepada Allah.

Baca juga: Contoh Khutbah Jumat: Antara Kualitas dan Kuantitas Rezeki

2. Bertemu Wali

Wali atau kekasih Allah mempunyai keistimewaan tersendiri, salah satunya adalah bisa membuat hati menjadi tenang ketika berada di sampingnya. Untuk itu, sangat dianjurkan meluangkan waktu untuk bertemu dengan wali Allah.

Jika ternyata tidak bisa mengetahui keberadaan wali Allah, bisa menemui ulama dan orang-orang saleh. Saat bertemu dengan ulama atau orang saleh, tentu akan banyak mendapat nasihat yang bisa membuat hati menjadi tenang.

Baca juga: Hukum Makan dan Minum Sambil Berdiri Menurut Islam

3. Meresapi nasihat ahli hikmah

Perkataan ulama ahli hikmah bisa menjadi obat hati yang galau. Sebagai "dokter hati", ahli hikmah tentu sangat memahami seluk beluk hati manusia, sehingga bisa melahirkan nasihat atau wejangan sejuk dan bijak yang bisa membuat hati menjadi tenang.

Untuk itu, sangat dianjurkan untuk sering mendengar dan meresapi perkataan para ulama hikmah. Tempat yang sering disampaikan wejangan atau pendapat ahli hikmah adalah pengajian, terlebih pengajian tasawuf. Wallahu a‘lam.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved