Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-510: Putin Fix Mundur dari Kesepakatan Biji-bijian Laut Hitam
Kondisi terkini perang, Selasa (18/7/2023): Rusia pastikan mundur dari kesepkatan ekspor biji-bijian Ukraina melalui jalur Laut Hitam.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM – Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Selasa (18/7/2023) terhitung telah berlangsung 510 hari lamanya.
Kabar terbaru dalam perang adalah Rusia menegasakan bahwa keputusan untuk menarik diri dari kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina melalui jalur Laut Hitam telah final.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Seiring dengan perkembangannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-509: Pasukan Putin Serang Kharkiv 2 Hari Berturut-turut
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga itu, hingga kini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia Vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-510 invasi Rusia di Ukraina:
- Rusia menarik diri dari kesepakatan ekspor biji-bijian melalui Laut Hitam, yang ditengahi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Turki setahun lalu untuk meredakan krisis pangan global dengan mengizinkan biji-bijian Ukraina diekspor dengan aman di tengah perang.
Rusia mengatakan keputusan itu final dan memperingatkan tidak bisa menjamin keselamatan kapal.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-507: Rusia Tembak Jatuh Dua Rudal Bantuan dari Inggris
- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menyebut keputusan Rusia itu “tidak masuk akal”.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia tidak menerima penjelasan mengapa Rusia mengakhiri perjanjian, termasuk hilangnya pasar makanan Rusia.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kesepakatan biji-bijian harus dilanjutkan dan dapat berjalan tanpa partisipasi Rusia.
“Afrika memiliki hak atas stabilitas. Asia berhak atas stabilitas,” kata Zelensky dalam pidato video malamnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-506: Militer Ukraina Akhirnya Terima Bom Tandan dari AS
- Serangan mematikan di Jembatan Kerch menutup satu-satunya penghubung darat antara semenanjung Krimea yang diduduki dan daratan Rusia.
Sebuah bentang yang membawa lalu lintas jalan dalam satu arah hancur total meskipun jembatan rel paralel tidak terpengaruh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-21-Februari-2023.jpg)