Marten Taha
FULL Wawancara Eksklusif Marten Taha : Perjalanan Politik hingga Pencalonan Gubernur Gorontalo
awancara eksklusif dengan Wali Kota Gorontalo, Dr H Marten A Taha (MT) dalam acara Podcast Spesial Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-DPD-II-Golkar-Gorontalo-Dr-H-Marten-A-Taha-gggg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Wawancara eksklusif dengan Wali Kota Gorontalo, Dr H Marten A Taha (MT) dalam acara Podcast Spesial Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ( Apeksi), Selasa (11/7/23).
Wawancara Tribun Podcast ini dipandu oleh Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network, Domuara Ambarita (DA). Keduanya membahas terkait kegiatan Apeksi, perjalanan karier politik, godaan korupsi, hingga pencalonan gubernur.
Berikut wawancara lengkap dengan Marten Taha:
DA : Selamat sore TribunNews, saya Domu Ambarita, Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network juga pemimpin redaksi Warta Kota di Jakarta. Sore ini, kita akan bincang-bincang dengan seorang politisi gaek. Semoga menginspirasi Anda sekalian tribuners. Langsung saya bahas saja wali kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Doktor Marten Agus Taha, Sarjana Ekonomi, Magister of Ekonomi. Taukah saudara, bahwa 2/3 usia beliau lebih terdiri di politik. Anggota DPRD sudah 5 periode sejak 87. Sekarang wali kota Gorontalo. Mari kita bahas saja.
Pak Marten, apa saja yang nanti dibawa dari aspirasi Gorontalo ke arena (Apeksi) ini?
MT : Apeksi ini adalah agenda rutin daripada asoisiasi pemerintah kota seluruh Indonesia dan kebutulan saya dipertekan sebagai wakil ketua 1.
Apeksi seluruh Indonesia ketua saya yaitu Wali Kota Bogor Kang Bima (Bima Arya Sugiarto), Saya wakil ketua bidang ekonomi daerah, wakil ketua 1. Kami terpilih waktu itu 2001 di Jakarta. Setiap tahun, kami itu melaksanakan Rakernas dan mangangkat hal-hal yang aktual di dalam pemerintahan pelaksanaan pembangunan maupun di dalam kemaksyarakatan. Kali ini memang temanya bertumpu pada hal yang mengarah kepada politik tetapi tetap membahas hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Apa pokok-pokok bahasannya akan kita bicarakan di dalam raekrnas ini. Rakernas itu sendiri hanya merupakan bagian kecil daripada kegiatan kita karena ada banyak kegiatan yang kita laksanakan.
Pertama yaitu Indonesia City Expo, jadi kita memamerkan dan mengexpo seluruh potensi-potensi wilayah daerah yang di bawah oleh para kepala-kepala daerah bersama para jajarannya untuk ditampilkan dipromosikan dipamerkan dalam ajang Indonesia City Expo. Nanti Indonesia City Expo yang ada diikuti oleh 98 kota seluruh Tndonesia termasuk Makasar, di pantai losari tempatnya.
Kedua, ada namanya karnaval budaya jadi seluruh kota itu akan menampilkan dalam suatu aktraksi malam perayaan dan penampilan budaya seni, adat, budaya, daerah-daerah ditampilkan baik itu seni tari, seni drama, seni suara, seni semua seni-seni itu ditampilkan dan budaya-budaya dari masing-masing daerah ciri khas kearifan lokal itu akan ditampilkan di dalam karnaval budaya itu jadi itu sehari dan semalam itu akan tampil seluruh ini akan berjalan berparade dalam satu acara karnival
Ketiga, kita melaksanakan seminar tentang investasi, tema kita pada tahun ini juga masalah investasi. Bagaimana meningkatkan investasi dengan memanfaatkan seluruh potensi-potensi wilayah yang dapat dikembangkan dan ditawarkan kepada para invesor karena rakernas kali ini akan dihadiri oleh para duta-duta besar dari luar, duta besar luar negeri Indonesia dan juga para pengusaha-pengusaha dari berbagai negara, Singapura, Korea, Jepang dan lain sebagainya ini akan hadir. Sehingga daerah-daerah punya kesempatan untuk menampilkan dan memaparkan berbagai potensi daerah yang bisa ditawarkan kepada para investor untuk dari negara-negara tersebut sehingga bisa menarik kepada investor asing maupun investor dalam negeri.
Keempat, Rakernas membahas hal-hal yang terkait dengan kondisi organisasi kami sebagai wadah bagi para pemerintah daerah dalam rangka untuk mengembangkan potensi daerah kemudian bisa memajukan daerah. Tema pada kali ini yaitu peningkatan investasi dan juga tidak lupa membicarakan masalah yang berkaitan dengan masalah politik karena kita juga tahu bahwa 2024 2024 adalah tahun politik. Orang selalu berbicara masalah politik bagaimana kita mengsikapi bahwa walaupun kita berbeda, karena wali kota seluruh indonesia itu datang dari berbagia latar belakang politik yang berbeda. Saya dari Partai Golkar, misalnya ketua saya Bima dari PAN, ada yang dari PDIP, ada yang dari Nasdem, ada yang dari Demokrat dan lain sebagainya. Jadi kita, dalam membawa Indonesia ke arah makin lebih baik ke depan, kita lepaskan jaket-jaket yang berwarna-warni itu tapi kita berbicara Indonesia, kita satu warna yaitu merah putih
Itulah yang menjadi tujuan kita bagaimana memajukan Indonesia. Indonesia bisa menjadi negara yang maju, negara yang bermatabat di mata dunia dan bisa bersaing di dunia internatoinal. Jadi rangkaian acara ada karnival budaya itu berarti melibatkan masyarakat, ada pameran ekonomi melibatkan pelaku UMKM.
Jadi luas, bukan hanya ajang wali kota, bukan hanya pejabat, jadi seluruh, jadi saya juga membawa para pimpinan OPD, kemudian juga masyarakat UMKM. Saya juga akan berpatisipasi, nanti akan pajang prodak-prodak di booth milik pemerintah kota, artinya mereka merebut skaligus jualan ya jadi promosi seperti misalnya di Gorontalo itukan ada produk-produk khas tenun namanya karawo, ada songkok/kopia karanji namanya atau apapun dari produk-produk lokal yang merupakan hasil karya yang merupakan kearifan lokal kami, kami pamerkan di situ.