Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-486: Militer Rusia Dituding Bunuh Tentara Bayaran Wagner

Kondisi terkini perang di Ukraina, Sabtu (24/6/2023): memanas, pemerintahan Rusia dan kelompok tentara bayaran Wagner saling lempar tudingan.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Olga MALTSEVA
Foto: Pengunjung mengenakan kamuflase militer berdiri di pintu masuk 'Pusat PMC Wagner' di Saint Petersburg, pada 4 November 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-486 pada Sabtu, 24 Juni 2023: pasukan militer reguler Rusia dituding bunuh tentara bayaran Wagner. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Sabtu (24/6/2023) terhitung telah berlangsung 486 hari lamanya.

Kabar terbaru dalam perang Ukraina adalah Bos kelompok tentara bayaran Wagner, Yevgheny Prigozhin mengklaim militer Rusia membunuh puluhan pejuangnya dalam serangan roket.

Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.

Seiring dengan perjalanannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-485: PBB Ungkap Pasukan Rusia Tewaskan 136 Anak di Ukraina

Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut, sampai saat ini masih terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.

Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-486 perang Rusia vs Ukraina:

- Kelompok tentara bayaran Wagner dengan pemerintahan Rusia diketahui saling melempar tudingan.

Untuk diketahui, Wagner adalah kelompok tentara bayaran swasta yang dikerahkan untuk membantu invasi pasukan Rusia di Ukraina.

Namun hubungan antara kelompok tentara bayaran Wagner dengan Pemerintahan Rusia kini sedang memanas.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-484: Zelensky Akui Serangan Baliknya Berjalan Lambat

Dinas Keamanan FSB Rusia telah membuka kasus pidana untuk pemberontakan bersenjata terhadap Prigozhin setelah ia menuduh militer Rusia menargetkan pasukannya dan bersumpah untuk "menghancurkan" saingannya.

Dalam serangkaian klip audio luar biasa yang dirilis pada Jumat malam, Prigozhin mengklaim bahwa serangan roket di wilayah Rostov Rusia telah menewaskan sejumlah pejuangnya, bersumpah untuk melakukan "balas dendam" dan "menghentikan kejahatan yang dibawa oleh kepemimpinan militer negara tersebut."

- FSB mengatakan pernyataan dan tindakan Prigozhin adalah "sebenarnya seruan untuk memulai konflik sipil bersenjata di wilayah Federasi Rusia dan tusukan dari belakang ke prajurit Rusia melawan pasukan Ukraina pro-fasis."

Itu mendesak para pejuang Wagner "untuk tidak membuat kesalahan yang tidak dapat diperbaiki, untuk menghentikan tindakan paksa apa pun terhadap rakyat Rusia, untuk tidak melaksanakan perintah Prigozhin yang kriminal dan berbahaya, dan untuk mengambil tindakan untuk menahannya".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-483: Rusia Ancam Serang Objek Vital Kyiv jika Krimea Diserbu

- Pada Sabtu pagi, Prigozhin merilis pesan suara lain di mana dia mengklaim tanpa memberikan bukti apa pun bahwa pasukannya telah meninggalkan Ukraina dan memasuki Kota Rostov di Rusia selatan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved