Arti Kata
Apa Itu Depleted Uranium, Produk Nuklir yang Ditakutkan Putin Bakal Dikirim Inggris ke Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Inggris agar tidak mengirim peluru yang mengandung depleted uranium (DU) ke Ukraina, apa itu?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Challenger-2.jpg)
Depleted uranium "adalah komponen standar dan tidak ada hubungannya dengan senjata nuklir", kata Kemenhan Inggris.
"Angkatan Darat Inggris telah menggunakan depleted uranium dalam cangkang penusuk lapis bajanya selama beberapa dekade," lanjutnya.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Rudal Kinzhal Rusia yang Bikin Ukraina Kewalahan hingga Tewaskan Warga Sipil
“Rusia mengetahui hal ini, tetapi dengan sengaja berusaha untuk menghilangkan informasi. Penelitian independen oleh para ilmuwan dari kelompok-kelompok seperti Royal Society telah menilai bahwa dampak apa pun terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan dari penggunaan amunisi depleted uranium cenderung rendah.” jelasnya.
Mantan komandan tank Angkatan Darat Inggris, dan ahli senjata kimia - Col Hamish de Breton-Gordon, mengatakan komentar Putin adalah "disinformasi klasik".
Dia mengatakan putaran depleted uranium yang digunakan oleh tank Challenger 2 hanya mengandung elemen jejak uranium terdeplesi.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Tank T-62, Tank Tua yang Bakal Dipakai Rusia Lagi gegara Merugi di Perang Ukraina
Dia menambahkan itu "menggelikan" untuk menyarankan putaran depleted uranium dengan cara apapun terkait dengan senjata nuklir, yang menggunakan uranium yang diperkaya.
Depleted uranium adalah apa yang tersisa setelah uranium alami diperkaya, baik untuk pembuatan senjata atau untuk bahan bakar reaktor.
Ini agak radioaktif dalam bentuk padatnya. Tapi itu adalah zat yang sangat berat, 1,7 kali lebih padat dari timah, dan digunakan untuk mengeraskan peluru sehingga bisa menembus baju besi dan baja.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Beriev A-50, Pesawat Militer Rusia yang Diserang Organisasi Anti Pemerintah Belarus
Ketika sebuah senjata yang dibuat dengan ujung atau inti uranium yang terkuras menghantam benda padat, seperti sisi tangki, ia akan langsung menembusnya dan kemudian meletus dalam awan uap yang terbakar.
Uap mengendap sebagai debu, yang beracun dan juga radioaktif lemah.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pengiriman amunisi depleted uranium ke Ukraina berarti Inggris "siap untuk melanggar hukum kemanusiaan internasional seperti pada tahun 1999 di Yugoslavia".
"Tidak diragukan lagi ini akan berakhir buruk bagi London," tambah Lavrov.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Marder, Kendaraan Tempur Jerman untuk Ukraina yang Ternyata Ada juga di Indonesia
Pada Selasa (21/3/2023) malam, juru bicara Pentagon menyatakan Amerika Serikat tidak akan mengirim amunisi apa pun dengan depleted uranium ke Ukraina.
Kerang dengan depleted uranium digunakan di Irak dan Balkan, di mana beberapa orang mengklaim itu terkait dengan cacat lahir.
Laporan Program Lingkungan PBB (UNEP) 2022 mengatakan depleted uranium merupakan masalah lingkungan di Ukraina.
"Depleted uranium dan zat beracun dalam bahan peledak biasa dapat menyebabkan iritasi kulit, gagal ginjal, dan meningkatkan risiko kanker," katanya.
"Toksisitas kimia dari depleted uranium dianggap sebagai masalah yang lebih signifikan daripada kemungkinan dampak radioaktivitasnya," tambahnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)