Arti Kata

Apa Itu Depleted Uranium, Produk Nuklir yang Ditakutkan Putin Bakal Dikirim Inggris ke Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Inggris agar tidak mengirim peluru yang mengandung depleted uranium (DU) ke Ukraina, apa itu?

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
via military-today.com
Ilustrasi tank tempur utama Challenger 2 buatan Inggris. Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Inggris agar tidak mengirim peluru yang mengandung depleted uranium (DU) ke Ukraina. Peluru itu akan dijadikan sebagai amunisi pada tank tempur Challenger 2. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan Inggris agar tidak mengirim peluru yang mengandung depleted uranium (DU) ke Ukraina.

Peluru berbahan depleted uranium itu akan dijadikan sebagai amunisi pada tank tempur Challenger 2 yang akan dikirim Inggris ke Ukraina untuk menghadapi perang Rusia.

Apa Itu Depleted Uranium?

Dilansir TribunGorontalo.com dari ec.europa.eu, depleted uranium adalah produk sampingan dari pengayaan uranium alam untuk membuat bahan bakar nuklir. Ini kurang radioaktif daripada uranium alami karena mengandung lebih sedikit bahan fisi U-235.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Challenger 2, Tank Tempur Inggris yang Bakal Dikirim ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Uranium merupakan logam yang sangat padat, 1,7 kali lebih padat dari timbal, dan ini cocok untuk penggunaan di mana massa besar dalam volume kecil menguntungkan. Ini termasuk cangkang dan bom yang menembus lapis baja.

Amunisi yang mengandung DU digunakan dalam Perang Teluk, pada tahun 1991 dan 2003, serta di Serbia dan Kosovo.

Penggunaan depleted uranium (DU), khususnya, dalam amunisi, telah menimbulkan kekhawatiran tentang risiko kesehatan dari bahan tersebut.

Tinjauan ahli sebelumnya telah menyimpulkan bahwa tidak ada bukti konklusif bahaya dari paparan DU, namun temuan ini telah diperdebatkan.

Komite Ilmiah tentang Risiko Kesehatan dan Lingkungan (SCHER) telah meninjau laporan yang ada dan literatur ilmiah terbaru untuk menilai risiko lingkungan dan kesehatan DU.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Su-35, Jet Tempur Rusia yang Cegat Pesawat Pembom Amerika, Sempat Dipesan Indonesia

Apa Dampak Radiasi terhadap Kesehatan?

Radiasi dapat menyebabkan penyakit radiasi karena kerusakan jaringan segera.

Kerusakan tersebut terlihat setelah radioterapi, kecelakaan industri, dan penggunaan senjata nuklir.

Sel-sel yang bereproduksi dengan cepat, seperti yang ada di lapisan usus, sumsum tulang, dan kulit, paling terpengaruh.

Paparan yang sangat parah menyebabkan kerusakan jaringan dan dengan cepat berakibat fatal.

Baca juga: Kenali Apa Itu Kalibr, Rudal Jelajah Angkatan Laut Rusia yang Diklaim Ukraina Dihancurkan di Krimea

Penyakit radiasi hanya terlihat di atas dosis radiasi ambang batas. Dosis seperti itu tidak diharapkan untuk dilihat dari jalur paparan uranium terdeplesi yang dapat dibayangkan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved