Arti Kata
Mengenal Apa Itu Su-35, Jet Tempur Rusia yang Cegat Pesawat Pembom Amerika, Sempat Dipesan Indonesia
Jet tempur Su-35 Rusia mencegat dua pesawat pembom B-52 AS yang terbang di atas Laut Baltik dan menuju ke arah perbatasan Rusia, Senin (20/3/2023).
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-jet-tempur-Su-35.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Jet tempur Su-35 Rusia melacak dan mencegat dua pesawat pembom B-52 Amerika Serikat yang terbang di atas Laut Baltik dan menuju ke arah perbatasan Rusia pada Senin (20/3/2023).
Jet tempur Su-35 itu pun kemudian kembali ke pangkalan setelah pesawat pembom AS menjauh dari wilayah perbatasan Rusia.
Apa Itu Jet Tempur Su-35?
Dilansir TribunGorontalo.com dari military-today.com, Su-35 adalah jet tempur multi-peran yang dikembangkan secara signifikan dari Su-27 dan menjadi ancaman besar bagi pesawat militer Barat.
Baca juga: Mengenal Apa Itu B-52H Stratofortress, Pesawat Pembom AS yang Terbang ke Arah Perbatasan Rusia
Pembangunannya dimulai pada awal 1980-an dengan pesawat pertama kali terbang pada tahun 1988 dan awalnya dikenal sebagai Su-27M.
Itu diusulkan sebagai Su-27 super gesit terutama untuk misi superioritas udara, tetapi juga dengan kemampuan udara-ke-darat yang sangat diperluas.
Pesawat tempur ini memiliki sejumlah perbaikan dalam mesin, aerodinamika, avionik dan metode konstruksi. Belakangan pesawat ini didesain ulang sebagai Su-35.
Baca juga: Kenali Apa Itu Kalibr, Rudal Jelajah Angkatan Laut Rusia yang Diklaim Ukraina Dihancurkan di Krimea
Hal ini disebut di Barat sebagai Flanker-E. Terkadang juga dijuluki sebagai Super Flanker.
Su-35 diusulkan sebagai pengganti pesawat tempur Su-27 dan MiG-29. Produksi awal Su-27M dimulai pada tahun 1988. Kemudian didesain ulang menjadi Su-35.
Namun hanya 12 dari pesawat ini diselesaikan untuk Angkatan Udara Rusia, termasuk 9 pesawat pra-produksi. Produksi dihentikan pada tahun 1995.
Baca juga: Mengenal Apa Itu GROM-32, Rudal Layang yang Mulai Dipasang di Jet Tempur Rusia untuk Serang Ukraina
Versi perbaikan dari Su-35 muncul, termasuk Su-35BM dan Su-35UB. Namun hanya Su-35S, yang melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2008, menjadi versi definitif, yang diproduksi dalam jumlah banyak.
Beberapa sumber melaporkan bahwa pada tahun 2017, Angkatan Udara Rusia mengoperasikan 68 unit pesawat Su-35S.
Pada 2015, China memesan 24 pesawat tempur multiperan ini, menjadi pelanggan asing pertama. Batch pertama dari 4 pesawat dikirim ke China pada tahun 2016. Pada tahun 2017, total 14 pesawat dilaporkan telah dikirim.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-24, Jet Tempur Rusia yang Dijatuhkan Pasukan Darat Ukraina di Bakhmut
Pada tahun 2017, Indonesia memesan 11 pesawat namun kesepakatan ini dibatalkan.
Su-35 merupaka pesawat tempur yang sangat cepat dan bermanuver tinggi dengan jangkauan sangat jauh, kemampuan ketinggian tinggi, dan persenjataan berat.