Senin, 9 Maret 2026

Arti Kata

Kenali Apa Itu Kalibr, Rudal Jelajah Angkatan Laut Rusia yang Diklaim Ukraina Dihancurkan di Krimea

Ukraina mengklaim sejumlah rudal jelajah Kalibr Rusia yang dimuat dan sedang transit di Krimea, hancur dalam ledakan pada Senin (20/3/2023).

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Kenali Apa Itu Kalibr, Rudal Jelajah Angkatan Laut Rusia yang Diklaim Ukraina Dihancurkan di Krimea
via military-today.com
Ilustrasi rudal jelajah Kalibr. Badan Intelijen Ukraina melaporkan bahwa sejumlah rudal jelajah Kalibr Rusia yang diangkut kereta api saat transit di wilayah Krimea, hancur dalam ledakan pada Senin, 20 Maret 2023. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ukraina mengklaim bahwa sejumlah rudal jelajah Kalibr Rusia hancur dalam ledakan yang terjadi di wilayah Krimea pada Senin (20/3/2023).

Ukraina menyebut muatan rudal Kalibr Rusia hancur saat transit ke Krimea.

Apa Itu Rudal Kalibr?

Dilansir TribunGorontalo.com dari military-today.com, Kalibr (kaliber) adalah keluarga rudal jelajah angkatan laut dari kapal, kapal selam, rudal permukaan dan udara yang diluncurkan yang dapat menyerang kapal perang serta target darat yang bermusuhan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu GROM-32, Rudal Layang yang Mulai Dipasang di Jet Tempur Rusia untuk Serang Ukraina

Keluarga rudal ini mencakup berbagai rudal yang berbeda, yang memiliki fitur desain yang sama.

Rudal Kalibr dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan Rusia Almaz-Antey.

Pada tahun 2014, Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap perusahaan ini karena agresi militer Rusia di Ukraina dan aneksasi Krimea.

Ini membuat produksi menjadi lebih rumit karena rudal ini menggunakan sejumlah komponen impor.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Rudal Kinzhal Rusia yang Bikin Ukraina Kewalahan hingga Tewaskan Warga Sipil

Meski demikian, rudal Kalibr pertama kali digunakan secara operasional pada tahun 2015.

Rudal diluncurkan dari kapal perang di laut Kaspia dan menyerang sasaran di Suriah.

Pada tahun 2022, rudal ini banyak digunakan untuk menyerang sasaran di Ukraina.

Selama perang Rusia vs Ukraina yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak 24 Februari 2022, sebagian besar stok rudal Kalibr habis.

Baca juga: Termasuk Terkuat di Dunia, Apa Itu Rudal Sarmat "Setan 2" Milik Rusia yang Bakal Dikerahkan Putin

Produksi rudal ini berhenti pada tahun 2022 karena sanksi yang dijatuhkan pada Rusia dan kurangnya komponen.

Pada tahun yang sama perusahaan Rusia Almaz-Antey mengumumkan modernisasi rudal ini.

Tujuan utamanya ialah mengganti komponen Barat dengan komponen Rusia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved