Arti Kata

Mengenal Apa Itu B-52H Stratofortress, Pesawat Pembom AS yang Terbang ke Arah Perbatasan Rusia

Kemenhan Rusia mengklaim pihaknya melacak 2 pesawat pembom B-52H AS yang terbang di atas Laut Baltik ke arah perbatasan Rusia, Senin (20/3/2023).

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
via military-today.com
Ilustrasi Boeing B-52H Stratofortress. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pihaknya melacak dua unit pesawat pembom B-52H Amerika Serikat yang terbang di atas Laut Baltik ke arah perbatasan Rusia pada Senin, 20 Maret 2023. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Rusia mengklaim bahwa pihaknya melacak 2 unit pesawat pembom B-52H Amerika Serikat yang terbang di atas Laut Baltik menuju ke arah perbatasan Rusia pada Senin (20/3/2023).

Meski demikian, B-52H akhirnya menjauh dari wilayah perbatasan menyusul dikerahkannya jet tempur Rusia untuk mencegat pesawat pembom AS itu.

Apa Itu Pembom B-52H?

Dilansir TribunGorontalo.com dari laman resmi Angkatan Udara AS, af.mil, B-52H Stratofortress adalah pesawat pembom berat jarak jauh yang dapat melakukan berbagai misi.

Baca juga: Kenali Apa Itu Kalibr, Rudal Jelajah Angkatan Laut Rusia yang Diklaim Ukraina Dihancurkan di Krimea

Pembom ini mampu terbang dengan kecepatan subsonik tinggi di ketinggian hingga 50.000 kaki (15.166,6 meter).

Itu dapat membawa persenjataan konvensional yang dipandu nuklir atau presisi dengan kemampuan navigasi presisi di seluruh dunia.

Fitur

Dalam konflik konvensional, B-52 dapat melakukan serangan strategis, dukungan udara jarak dekat, larangan udara, serangan balik udara dan operasi maritim.

Selama Badai Gurun, B-52 mengirimkan 40 persen dari semua senjata yang dijatuhkan oleh pasukan koalisi.

Ini sangat efektif bila digunakan untuk pengawasan laut dan dapat membantu Angkatan Laut AS dalam operasi anti kapal dan peletakan ranjau.

Baca juga: Mengenal Apa Itu GROM-32, Rudal Layang yang Mulai Dipasang di Jet Tempur Rusia untuk Serang Ukraina

Dalam dua jam, dua B-52 dapat memantau 140.000 mil persegi (364.000 kilometer persegi) permukaan laut.

Semua B-52 dapat dilengkapi dengan dua sensor penglihatan elektro-optik, inframerah yang melihat ke depan dan pod penargetan lanjutan untuk menambah penargetan, penilaian pertempuran dan keselamatan penerbangan, yang selanjutnya meningkatkan kemampuan tempurnya.

Pilot memakai kacamata penglihatan malam, atau NVG, untuk meningkatkan penglihatan mereka selama operasi malam hari.

Kacamata penglihatan malam memberikan keamanan yang lebih besar selama operasi malam hari dengan meningkatkan kemampuan pilot untuk membersihkan medan secara visual, meningkatkan kesadaran situasional kru udara serta pertempuran di masa damai, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mendapatkan pesawat lain secara visual.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-24, Jet Tempur Rusia yang Dijatuhkan Pasukan Darat Ukraina di Bakhmut

B-52 dilengkapi dengan pod penargetan lanjutan.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved