Rabu, 11 Maret 2026

Arti Kata

Mengenal Apa Itu B-52H Stratofortress, Pesawat Pembom AS yang Terbang ke Arah Perbatasan Rusia

Kemenhan Rusia mengklaim pihaknya melacak 2 pesawat pembom B-52H AS yang terbang di atas Laut Baltik ke arah perbatasan Rusia, Senin (20/3/2023).

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Mengenal Apa Itu B-52H Stratofortress, Pesawat Pembom AS yang Terbang ke Arah Perbatasan Rusia
via military-today.com
Ilustrasi Boeing B-52H Stratofortress. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pihaknya melacak dua unit pesawat pembom B-52H Amerika Serikat yang terbang di atas Laut Baltik ke arah perbatasan Rusia pada Senin, 20 Maret 2023. 

Pod penargetan menyediakan deteksi target jarak jauh yang lebih baik, identifikasi, dan pengawasan stabil berkelanjutan untuk semua misi, termasuk dukungan udara jarak dekat dari pasukan darat.

Teknologi penargetan dan pemrosesan gambar yang canggih secara signifikan meningkatkan efektivitas tempur B-52 pada siang hari, malam hari dan kondisi cuaca yang kurang ideal saat menyerang target darat dengan berbagai senjata jarak jauh (misalnya, bom berpemandu laser, bom konvensional, dan GPS- senjata yang dipandu).

Penggunaan pengisian bahan bakar di udara memberi B-52 jangkauan yang hanya dibatasi oleh daya tahan awak pesawat. Pesawat ini memiliki jangkauan tempur tanpa bahan bakar lebih dari 8.800 mil (14.080 kilometer).

Baca juga: Mengenal Apa Itu MiG-29, Jet Tempur Soviet yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Latar Belakang

Selama lebih dari 60 tahun, B-52 telah menjadi tulang punggung kekuatan pembom strategis Amerika Serikat.

B-52 mampu menjatuhkan atau meluncurkan berbagai senjata terluas di inventaris AS. Ini termasuk bom gravitasi, bom curah, peluru kendali presisi, dan amunisi serangan langsung gabungan.

Diperbarui dengan teknologi modern, B-52 mampu memberikan senjata lengkap yang dikembangkan bersama dan akan berlanjut hingga abad ke-21 sebagai elemen penting pertahanan bangsa kita.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-27, Jet Tempur Rusia yang Disebut AS Tabrakan dengan Drone Pengintainya

Angkatan Udara saat ini mengharapkan untuk mengoperasikan B-52 hingga tahun 2050.

B-52A pertama kali terbang pada tahun 1954, dan model B mulai beroperasi pada tahun 1955.

Sebanyak 744 unit B-52 dibuat, dengan yang terakhir, B-52H, dikirimkan pada Oktober 1962. Yang pertama dari 102 B-52H adalah dikirim ke Komando Udara Strategis pada Mei 1961.

Baca juga: Mengenal Apa Itu MQ-9 Reaper, Drone AS yang Dijatuhkan setelah Tabrakan dengan Jet Tempur Rusia

Model H dapat membawa hingga 20 rudal jelajah yang diluncurkan dari udara.

Selain itu, model H dapat membawa rudal jelajah konvensional yang diluncurkan dalam beberapa kontinjensi mulai tahun 1990-an dengan Operasi Badai Gurun dan berpuncak pada Operasi Inherent Resolve pada tahun 2016.

Hanya model H yang masih dalam inventaris Angkatan Udara dan ditugaskan ke Sayap Bom ke-5 di Minot AFB, Dakota Utara, dan Sayap Bom ke-2 di Barksdale AFB, Louisiana, yang berada di bawah Komando Serangan Global Angkatan Udara.

Pesawat ini juga ditugaskan ke 307th Bomb Wing Komando Cadangan Angkatan Udara di Barksdale AFB.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Howitzer M777, Senjata NATO yang Digunakan Ukraina untuk Perangi Rusia di Donetsk

Karakteristik Umum

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved