Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-381: Bos Wagner Akui Tentara Bayarannya Kekurangan Amunisi
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-381, Sabtu (11/3/2023): Bos Wagner buka suara soal kekhawatiran mengenai pasokan amunisi ke pasukannya.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perusahaan militer swasta Rusia yang menyediakan pasukan tentara bayaran, Wagner, sedang kekurangan senjata dalam perang di Ukraina.
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian pada Sabtu (11/3/2023) atau hari ke-381 perang Bos kelompok Wagner, Yevgeny Prigozhin, yang memimpin tentara bayaran Rusia dalam mengepung Kota Bakhmut, mengatakan pasukannya tengah menghadapi kekurangan amunisi.
Bakhmut sendiri merupakan kota di Oblast Donetsk, Ukraina wilayah timur yang kini menjadi target Rusia untuk dikuasai dengan situasi pertempuran di sana semakin sulit.
Menurut laporan Reuters, Prigozhin mengaku anak buahnya telah mulai menerima pengiriman amunisi berlabel diproduksi pada tahun 2023.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Rudal Kinzhal Rusia yang Bikin Ukraina Kewalahan hingga Tewaskan Warga Sipil
Prigozhin menyebut amunisi sekarang diproduksi "dalam jumlah besar, yang mencakup semua kebutuhan yang diperlukan".
Dalam pesan audio yang sama, Prigozhin juga mengungkapkan keprihatinannya terkait situasi yang dialami pasukan tentara bayarannya saat membantu militer Presiden Rusia Vladimir Putin dalam invasi di Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022 ini.
"Saya khawatir tentang kekurangan amunisi dan peluru tidak hanya untuk perusahaan militer swasta Wagner tetapi juga untuk semua unit tentara Rusia." kata Prigozhin.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-380: Kyiv Mencaci Serangan Rudal yang Tewaskan 9 Warga Sipil
Adapun Thinktank AS Institute for the Study of War (ISW) mengatakan dalam pembaruan hariannya pada hari Kamis bahwa Wagner tampaknya mengambil "jeda taktis" di Bakhmut
ISW percaya bahwa Wagner sedang menunggu sampai cukup bala bantuan pasukan konvensional Rusia tiba sebelum mengambil kursi belakang dalam pertempuran sengit.
Sementara itu, dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera, Prigozhin berterima kasih kepada pemerintah Rusia atas penambahan amunisi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-379: Serentetan Rudal Rusia Hantam Fasilitas Energi di Odesa
Prigozhin mengatakan dia berterima kasih kepada pemerintah Rusia atas peningkatan produksi amunisi yang “heroik”.
Prigozhin juga mengatakan anak buahnya “terpesona” karena mereka mulai menerima kiriman amunisi berlabel produksi tahun 2023.
Prigozhin mengungkapkan amunisi sekarang dibuat "dalam jumlah besar, yang mencakup semua kebutuhan yang diperlukan".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-378: Zelensky Bersumpah untuk Temukan Pembunuh Tahanan Perang
Namun, Prigozhin pun mengeluh bahwa Kementerian Pertahanan Rusia telah menahan pasokan dari tentara bayaran Grup Wagner miliknya.
Sementara itu, Prigozhin mengatakan bahwa Ukraina sedang mempersiapkan serangan balasan di dekat Bakhmut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.