Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-367: UE dan G7 Peringati 1 Tahun Invasi dengan Sanksi Baru

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-367, Sabtu (25/2/2023): Uni Eropa dan G7 jatuhkan paket sanksi baru pada Moskow pada peringatan 1 tahun invasi.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Twitter media afiliasi Pemerintah Rusia/RT_com
Foto Presiden Rusia Vladimir Putin saat menyampaikan pidato kenegaraan di Ibu Kota Rusia, Moskow, pada 21 Februari 2023. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-367 pada Sabtu, 25 Februari 2023: Uni Eropa dan G7 menjatuhkan paket sanksi baru kepada pemerintahan Putin pada peringatan 1 tahun invasi. 

Putaran sanksi terbaru memberikan pembatasan perdagangan tambahan terhadap Rusia.

Paket sanksi UE ini dirancang agar mempersulit pembiayaan perang serta membuat Rusia kekurangan peralatan teknologi dan suku cadang untuk senjata yang digunakan dalam perang di Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-357: NATO Ungkap Moskow Siapkan Pertarungan Udara

Hal tersebut diumumkan oleh Presidensi Dewan UE Swedia mengumumkan di Brussel, Belgia pada Jumat malam.

Paket sanksi UE tersebut mencakup pembatasan ekspor yang lebih ketat terkait barang-barang penggunaan ganda serta langkah-langkah terhadap entitas yang mendukung perang Rusia, termasuk menyebarkan propaganda untuk mendukung invasi dan mengirimkan drone yang digunakan Rusia untuk menyerang Ukraina.

“Bersama-sama, negara-negara anggota UE telah memberlakukan sanksi paling kuat dan berjangkauan luas yang pernah ada untuk membantu Ukraina memenangkan perang,” pengumuman kepresidenan UE di Twitter.

“Uni Eropa bersatu dengan Ukraina dan rakyat Ukraina. Kami akan terus mendukung Ukraina, selama diperlukan.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: NATO Sebut Serangan Baru Pasukan Putin Telah Dimulai

Langkah-langkah itu juga dimaksudkan untuk memasukkan lebih banyak orang ke daftar hitam termasuk apa yang dikatakan Barat sebagai propagandis Rusia, orang-orang Kyiv yang dianggap bertanggung jawab untuk mendeportasi anak-anak Ukraina ke Rusia dan mereka yang terlibat dalam produksi drone Iran yang dikerahkan di garis depan perang.

Paket itu juga dirancang untuk memotong lebih banyak bank Rusia, termasuk Alfa-Bank swasta dan bank online Tinkoff, dari sistem global SWIFT serta memotong perdagangan antara UE dan Rusia lebih dari 10 miliar euro, menurut eksekutif blok.

Dengan hanya dua jam menuju tengah malam pada hari Jumat, negosiator dari negara-negara anggota UE berhasil melewati garis finis untuk menyetujui sanksi setelah Polandia sebelumnya melemparkan kunci pas ke dalam pekerjaan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Mantan PM Italia Salahkan Zelensky soal Invasi, Ada Apa?

Sementara itu, Polandia telah mengatakan usulan pembatasan impor karet Rusia dari UE termasuk kuota impor yang begitu besar yang dikecualikan, dan periode transisi yang begitu lama, sehingga dalam praktiknya tidak akan berpengaruh.

Negara-negara UE lainnya bingung dengan Warsawa, elang Rusia terkemuka di blok itu, mempertaruhkan tidak adanya sanksi baru yang diumumkan pada peringatan 1 tahun peringatan invasi Rusia ke Ukraina hanya karena satu elemen dari paket yang lebih luas.

Semua negara anggota perlu menyetujui sanksi untuk diberlakukan, membuat negosiasi di antara 27 negara seringkali membosankan dan panjang.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Biden Peringati 1 Tahun Invasi dengan Kunjungi Polandia

“Ini optik yang sangat buruk. Apa yang seharusnya menjadi kunci di sini adalah pesan solidaritas dengan Ukraina pada hari istimewa ini,” kata seorang diplomat yang terlibat dalam negosiasi rahasia antara 27 negara anggota UE di pusat blok tersebut, Brussel.

Sebelumnya pada hari Jumat, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal berpose di depan 4 tank tempur Leopard 2 yang disediakan oleh Polandia.

Shmyhal juga mem-posting serangkaian foto dari tank-tank yang diserahkan saat Ukraina yang diperangi menandai 1 tahun sejak dimulainya invasi Rusia.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Leopard 2, Tank Tempur Buatan Jerman yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved