Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-367: Tank Leopard 2 Polandia Akhirnya Tiba di Ukraina
Kondisi terkini perang Rusia, Sabtu (25/2/2023): bantuan gelombang pertama Tank Leopard 2 Polandia akhirnya telah tiba di Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/leopard2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Sabtu (25/2/2023) terhitung telah berlangsung 367 hari lamanya.
Kabar terbaru dalam perang adalah Tank Leopard 2 Polandia pertama tiba di Ukraina dan sekutu Barat meningkatkan bantuan saat invasi Rusia memasuki tahun kedua.
Invasi ini dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin dengan memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu.
Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Leopard 2, Tank Tempur Buatan Jerman yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina
Namun seiring perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga itu, hingga kini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-367 perang Rusia vs Ukraina:
- Tank Leopard Polandia pertama telah tiba di Ukraina, dengan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki membenarkan bahwa sejumlah 4 unit tank telah dikirimkan.
“Polandia dan Eropa mendukung Anda. Kami pasti tidak akan meninggalkan Anda, kami akan mendukung Ukraina sampai kemenangan penuh atas Rusia,” kata Morawiecki berdiri di samping Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, selama kunjungannya ke Ibu kota Kyiv untuk menandai peringatan 1 tahun invasi Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-366: Kyiv Takut Putin Peringati 1 Tahun Invasi dengan Serangan
- Zelensky telah menyatakan kemenangan sebagai hal yang tak terelakkan karena Ukraina memperingati saat negaranya diserbu oleh pasukan Rusia.
Dalam pidato nasional sebelumnya pada Jumat (24/2/2023), Zelensky mengatakan kepada warga Ukraina bahwa mereka telah terbukti tak terkalahkan selama “setahun yang penuh rasa sakit, kesedihan, keyakinan, dan persatuan”.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-365: Biden Sebut Putin Salah Besar gegara Tangguhkan New START
- Amerika Serikat telah mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan lebih dari 10 miliar dolar bantuan ke Ukraina.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa dana tersebut sangat penting untuk Ukraina.
Blinken juga memastikan bahwa pemerintah Ukraina dapat terus memenuhi “kebutuhan kritis warganya, termasuk perawatan kesehatan, pendidikan dan layanan darurat”.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-364: Serangan di Kherson Tewaskan 6 Orang dan Lukai 12 Korban
- AS juga telah mengumumkan paket bantuan keamanan tambahan untuk Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan, pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengatakan akan mencakup “beberapa sistem udara tak berawak (UAS) baru, peralatan sistem udara tak berawak (C-UAS) untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-363: Presiden AS Joe Biden Tiba-tiba Kunjungi Kyiv, Ada Apa?
- Swedia akan mengirim hingga 10 tank Leopard dan sistem anti-pesawat ke Ukraina, kata PM Swedia Ulf Kristersson, dan Menteri Pertahanan Swedia, Pal Jonson.
“Tank Swedia memperkuat kontribusi Leopard 2 yang dibuat oleh negara-negara Eropa lainnya. Koordinasi dukungan sedang berlangsung dengan mitra internasional menyumbangkan Leopard 2 atau tank lainnya,” kata pemerintahan Swedia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-362: Uni Eropa Ungkap Hal yang Bisa Bikin Perang Berakhir
- Kanada akan memberikan dukungan militer tambahan ke Ukraina.
Hal tersebut diumumkan oleh PM Kanda Justin Trudeau.
Trudeau mengatakan Kanada akan menyediakan 4 unit tank tempur utama Leopard 2 tambahan.
Tank tambahan akan membuat jumlah total tank yang disediakan oleh Kanada menjadi delapan.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-360: Zelensky Desak Sekutu Barat agar Cepat Kirim Senjata
- Uni Eropa telah menjanjikan dukungan tambahan bagi jutaan pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari negara mereka sejak invasi Rusia.
Wakil Presiden Komisi Uni Eropa Margaritis Schinas mengatakan “sejauh menyangkut (pengungsi dari) Ukraina, angkanya stabil. Kalau itu terjadi, kami siap, tapi sepertinya tidak untuk saat ini”, mengacu pada potensi peningkatan pengungsi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-359: Roket Grad Hantam Pemukiman Bakhmut, 5 Orang Tewas
- Pemimpin mayoritas Senat AS Chuck Schumer menjanjikan solidaritas Amerika dengan Ukraina.
“Satu tahun yang lalu, Vladimir Putin melakukan kesalahan terbesarnya dengan meremehkan tekad Ukraina. Sejak itu, kami telah melihat keberanian, patriotisme, dan keberanian yang dipersonifikasikan oleh Presiden Zelensky dan rakyat Ukraina,” kata Demokrat.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-358: Serangan di Wilayah Timur Berlangsung Sepanjang Waktu
- G7 telah mengumumkan serangkaian sanksi ekonomi, militer, dan keuangan lebih lanjut terhadap Rusia.
Ini menjanjikan langkah-langkah terhadap ekspor berlian Rusia, memperingatkan bahwa negara ketiga yang membantu Rusia menghindari sanksi akan menghadapi "biaya yang berat".
G7 dipahami sedang menyiapkan “mekanisme koordinasi penegakan hukum” untuk menghentikan penghindaran sanksi yang telah diberlakukan.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-357: AS Klaim Pasukan Putin Kalah Strategis hingga Taktis
- Inggris melarang ekspor setiap barang yang ditemukan Rusia digunakan di medan perang hingga saat ini, daftar yang mencakup ratusan barang, termasuk suku cadang pesawat, peralatan radio, dan komponen elektronik.
Pemerintah Inggris juga menjatuhkan sanksi pada eksekutif senior di perusahaan tenaga nuklir milik negara Rusia, Rosatom.
Menurut Ukraina, Rosatom terlibat dalam penyitaan dan perubahan kewarganegaraan paksa staf Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia dan anak-anak mereka.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: Adakan Pertemuan, NATO Bakal Bahas Tambahan Bantuan
- Sebuah "pengadilan rakyat" telah mengesahkan dakwaan terhadap Putin atas kejahatan agresi dan menyerukan penangkapannya.
Setelah sidang selama seminggu di Den Haag, sebuah panel yang terdiri dari tiga ahli hukum internasional mengeluarkan perintah serta meminta masyarakat internasional “untuk mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa pengadilan dengan kekuatan hukum mengeluarkan dakwaan terhadap Putin dan mengambil tindakan yang tepat untuk menangkap pelaku dan mengadilinya di pengadilan resmi Ukraina sesegera mungkin”, lapor AP.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Inggris Klaim Tingkat Kematian Pasukan Putin Tinggi
- Zelensky menyambut baik beberapa elemen proposal Cina mengenai gencatan senjata dalam perang Rusia di Ukraina.
Pemerintah Cina menyerukan pembicaraan damai sambil mendesak semua pihak untuk menghindari eskalasi nuklir dan mengakhiri serangan terhadap warga sipil.
“Cina telah menunjukkan pemikirannya. Saya yakin fakta bahwa Cina mulai berbicara tentang Ukraina tidaklah buruk,” kata Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Putin Luncurkan Ratusan Rudal, Listrik Ukraina Padam
- Moskow menghargai rencana Cina untuk menyelesaikan konflik di Ukraina dan terbuka untuk mencapai tujuan invasi melalui cara politik dan diplomatik, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Namun, ini juga berarti mengakui “realitas teritorial baru” di Ukraina, kata Zakharova, mengacu pada aneksasi sepihak Rusia atas empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia, serta Krimea.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)