Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-360: AS Klaim Tentara Bayaran Wagner Derita Banyak Kematian

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-360, Sabtu (18/2/2023): AS mengklaim tentara bayaran Wagner menderita lebih dari 30.000 kasus kematian.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Olga MALTSEVA
Foto: Pengunjung mengenakan kamuflase militer berdiri di pintu masuk 'Pusat PMC Wagner' di Saint Petersburg, pada 4 November 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-360 pada Sabtu, 18 Februari 2023 adalah Amerika Serikat mengklaim tentara bayaran Wagner menderita lebih dari 30.000 kasus kematian. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat mengklaim bahwa perusahaan militer swasta Wagner yang menyediakan tentara bayaran Rusia, menderita jatuhnya korban dengan angka yang besar dalam perang di Ukraina.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Sabtu (18/2/2023) atau hari ke-360 perang, kelompok tentara bayaran Wagner Rusia telah menderita lebih dari 30.000 korban sejak invasi di Ukraina, dengan sekitar 9.000 pejuang tewas dalam aksi, klaim AS.

Untuk diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasinya ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.

Adapun kini AS memperkirakan bahwa 90 persen pejuang Grup Wagner yang terbunuh di Ukraina sejak Desember 2022 adalah narapidana.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-359: Zelensky Kesampingkan Kesepakatan Penyerahan Wilayahnya

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih AS John Kirby kepada wartawan dalam pengarahan reguler pada Jumat (17/2/2023).

Menurut intelijen AS, setengah dari keseluruhan kematian di antara tentara bayaran Wagner telah terjadi sejak pertengahan Desember, ketika pertempuran di Kota Bakhmut, Provinsi Donetsk, Ukraina timur meningkat.

Kirby mengatakan kelompok tentara bayaran itu telah memperoleh keuntungan tambahan di dalam dan sekitar Bakhmut selama beberapa hari terakhir.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-358: Bos Tentara Bayaran Wagner Akui Alami Kesulitan

Tetapi kemajuan itu membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dicapai dan datang dengan "biaya yang sangat besar yang tidak berkelanjutan", ungkap Kirby.

“Mungkin saja mereka akan berhasil di Bakhmut tetapi itu tidak akan terbukti berharga bagi mereka karena tidak memiliki nilai strategis yang nyata,” kata Kirby.

Kirby menambahkan bahwa pasukan Ukraina akan mempertahankan garis pertahanan yang kuat di seluruh wilayah Donbas.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-357: NATO Ungkap Moskow Siapkan Pertarungan Udara

Kirby juga menyebut bahwa Wagner terus sangat bergantung pada narapidana, yang dikirim ke medan perang tanpa pelatihan atau peralatan.

Meskipun ada komentar baru-baru ini dari Pendiri Wagner Yevgeny Prigozhin bahwa dia telah berhenti merekrut tahanan Rusia untuk berperang di Ukraina.

Senada, Kementerian Pertahanan Inggris memperkirakan pasukan Rusia kemungkinan telah menderita hingga sekitar 200.000 korban sejak dimulainya invasi mereka ke Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: NATO Sebut Serangan Baru Pasukan Putin Telah Dimulai

“Tingkat korban Rusia yang tinggi, terutama rasio kematian terhadap cedera yang tinggi, terus berdampak buruk pada efektivitas tempur militer Rusia dan kemungkinan mendorong pejabat Rusia untuk melanjutkan upaya mobilisasi crypto,” ungkap Institute for the Study of War, a Think tank yang berbasis di Washington, DC, pada hari Sabtu.

Di sisi lain, Bos Wagner Prigozhin mengklaim pemukiman Paraskoviivka di utara Bakhmut sepenuhnya dikendalikan oleh pasukannya, lapor kantor berita Rusia Interfax pada hari Jumat.

Blogger militer Rusia menulis bahwa Paraskoviivka telah menjadi simpul penting dari garis pertahanan Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Mantan PM Italia Salahkan Zelensky soal Invasi, Ada Apa?

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved