Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: NATO Sebut Serangan Baru Pasukan Putin Telah Dimulai
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-356, Selasa (14/2/2023): NATO klaim pasukan militer Presiden Vladimir Putin telah memulai serangan baru.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Serangan Rusia di Bakhmut dipelopori oleh tentara bayaran dari kelompok Wagner, yang memperoleh keuntungan kecil namun tetap.
Pengeboman Rusia yang diperbarui membuat situasi di sana semakin parah.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: Moskow Sebut Peran NATO Bisa Picu Eskalasi Tak Terduga
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah bergerak maju beberapa kilometer di sepanjang garis depan, tanpa menyebutkan di mana.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berterima kasih kepada prajuritnya yang telah mencegah pasukan Rusia menguasai Kota Bakhmut.
"Terima kasih kepada setiap prajurit kami yang mencegah penjajah mengepung Bakhmut, dan yang memegang posisi kunci kami di garis depan," kata Zelensky dalam pidato malamnya.
Meski begitu, Reuters tidak dapat memverifikasi laporan medan perang secara independen.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-349: UE Undang Zelensky Hadir Langsung KTT Brussel Besok Lusa
NATO Bahas Bantuan Lebih Lanjut
Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah mencatat sebanyak 7.199 kematian warga sipil dan 11.756 korban terluka sejak invasi Rusia pada 24 Februari 2022, yang mana sebagian besar disebabkan oleh penembakan dan serangan rudal dan udara.
Namun, diyakini angka jatuhnya korban sebenarnya jauh lebih tinggi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-348: Israel Sebut Putin Pernah Janji Tak akan Bunuh Zelensky
Para pemimpin Barat mengatakan itu tidak lebih dari perampasan tanah.
Dengan Ukraina sangat membutuhkan lebih banyak senjata, menteri pertahanan dari beberapa negara NATO yang bersekutu dengan Kyiv akan bertemu di Jerman pada hari Selasa.
Pertemuan NATO ini bertujuan untuk membahas kemungkinan bantuan militer lebih lanjut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-346: Zelensky Bersumpah Tak Bakal Menyerah soal Kota Bakhmut
Menjelang pertemuan, jenderal tertinggi Ukraina dan komandan Angkatan Darat Amerika Serikat paling senior di Eropa membahas bantuan dan pelatihan militer dalam percakapan telepon.
Ukraina mengatakan membutuhkan jet tempur dan rudal jarak jauh.
Adapun Stoltenberg mengatakan dia berharap masalah pesawat akan dibahas, tetapi Ukraina membutuhkan dukungan di lapangan sekarang.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Leopard 2, Tank Tempur Buatan Jerman yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)