Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: Adakan Pertemuan, NATO Bakal Bahas Tambahan Bantuan
Kondisi terkini perang Rusia, Selasa (14/2/2023): NATO akan membahas bantuan militer lebih lanjut untuk Ukraina, dalam pertemuan mereka di Belgia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Selasa (14/2/2023) telah berlangsung selama 356 hari.
Kabar terbaru dalam perang Rusia adalah menteri pertahanan NATO bertemu untuk membahas bantuan militer lebih lanjut untuk Ukraina.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin bahkan menyebut inbasinya itu sebagai 'operasi militer khusus' dengan tujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Inggris Klaim Tingkat Kematian Pasukan Putin Tinggi
Namun dalam perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Konflik di antara negara bertetangga itu, hingg kini terus berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda untuk segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-356 perang Rusia vs Ukraina:
- Serangan besar baru Rusia telah dimulai, kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.
Berbicara menjelang pertemuan dua hari para menhan NATO di Brussel Ibu Kota Belgia, Stoltenberg mengatakan Rusia "mengirim lebih banyak pasukan, lebih banyak senjata, lebih banyak kemampuan".
NATO berencana untuk meningkatkan target timbunan amunisinya dan Stoltenberg berharap kemungkinan pasokan pesawat ke Ukraina akan dibahas.
Stoltenberg juga mengatakan penggunaan amunisi di Ukraina "berkali-kali lebih tinggi dari tingkat produksi kami saat ini".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Putin Luncurkan Ratusan Rudal, Listrik Ukraina Padam
- Pembela Ukraina yang telah bertahan selama berbulan-bulan bersiap untuk serangan darat baru, kata pejabat militer Ukraina.
Kota Bakhmut di Ukraina timur menghadapi tembakan artileri berat, menurut pejabat setempat.
“Kota, pinggiran kota, seluruh perimeter, dan pada dasarnya seluruh arah Bakhmut dan Kostyantynivka berada di bawah penembakan yang gila dan kacau,” kata Volodymyr Nazarenko, Wakil Komandan Batalion Svoboda Ukraina.
Militer Ukraina melaporkan 16 permukiman telah dibombardir di dekat Bakhmut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-352: Serangan Baru Pasukan Vladimir Putin di Luhansk
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berterima kasih kepada tentara Ukraina karena "mencegah penjajah mengepung Bakhmut".
Penguasaan Bakhmut akan memberi Rusia pijakan baru di wilayah Donetsk dan merupakan kemenangan langka setelah berbulan-bulan mengalami kemunduran.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-351: Tur Eropa, Zelensky Minta Sekutu Barat Kirim Jet Tempur
- Jenderal top Ukraina dan komandan tentara Amerika Serikat di Eropa telah membahas bantuan militer lebih lanjut untuk Kyiv.
Valeriy Zaluzhnyi dari Ukraina berbicara dengan panglima tertinggi pasukan NATO gabungan Eropa, Jenderal AS Christopher Cavoli, menjelang pertemuan para menhan NATO.
“Kami membahas masalah penyediaan bantuan militer internasional ke Ukraina dan melatih unit kami di wilayah negara-negara mitra,” kata Zaluzhnyi yang dikutip Kementerian Pertahanan Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: 24 Jam Pertempuran Paling Mematikan bagi Pasukan Putin
- Sekutu Ukraina telah mulai melatih pasukan Ukraina di Leopard 2 dan tank tempur modern lainnya.
Jerman mulai melatih tentara Ukraina mengoperasikan Leopard 2 pada hari Senin (13/2/2023), di sebuah pangkalan militer di kota utara Munster.
Pasukan Ukraina juga dilatih oleh instruktur Polandia, Kanada, dan Norwegia di pangkalan militer di Swietoszow, Polandia barat daya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-349: Pertempuran Sengit di Kota Bakhmut Masih Berlanjut
- Dua pesawat tempur F-35 Belanda telah mencegat formasi tiga pesawat militer Rusia di atas Polandia dan mengawal mereka keluar.
"Pesawat yang saat itu tidak dikenal mendekati wilayah tanggung jawab NATO Polandia dari Kaliningrad,” kata Kemenhan Belanda yang diterjemahkan Reuters.
“Setelah diidentifikasi, ternyata ada tiga pesawat: IL-20M Coot-A Rusia yang dikawal oleh dua Su-27 Flanker. F-35 Belanda mengawal formasi dari jarak jauh dan menyerahkan pengawalan tersebut kepada mitra NATO.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-348: Pasukan Zelensky Siap Hadapi Serangan Besar Bulan Ini
- Presiden Moldova Maia Sandu menuduh Rusia berencana menggunakan penyabot asing untuk menggulingkan pemerintah negaranya, mencegahnya bergabung dengan Uni Eropa, dan menggunakannya dalam perang melawan Ukraina.
Komentar Sandu pada hari Senin itu muncul setelah Zelensky, mengatakan Ukraina telah mencegat rencana dinas rahasia Rusia "untuk penghancuran Moldova", yang mana klaim ini kemudian didukung oleh pejabat intelijen Moldova.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-346: AS Kirimi Kyiv Bom yang Bisa Gandakan Jangkauan Serangan
- Rusia akan menjadi "lebih otoriter dan termiliterisasi" di tahun-tahun mendatang, kata Badan Intelijen Norwegia.
“Tidak ada kata mundur,” kata Lars Nordrum, orang kedua yang memimpin dinas intelijen Norwegia.
“Kepentingan Rusia tidak akan sejalan dengan kepentingan barat.” imbuhnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-345: Janji Uni Eropa Gandakan Bantuan Militer untuk Kyiv
- Pasokan senjata Rusia ke India bernilai 13 miliar dolar dalam lima tahun terakhir, dan India telah memesan lagi 10 miliar pound sterling, menurut media pemerintah Rusia.
India adalah pembeli senjata Rusia terbesar di dunia, menyumbang sekitar 20 persen dari buku pesanan Moskow saat ini.
India pun tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, dan Perdana Menterinya, Narendra Modi, telah menyerukan dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-344: Roket Rusia Hantam Apartemen Kramatorsk, 2 Orang Tewas
- Sebuah video yang belum diverifikasi beredar di media sosial yang tampaknya menunjukkan pembunuhan dengan palu godam terhadap seorang mantan tentara bayaran Rusia yang melarikan diri dari kelompok tentara bayaran Wagner saat berperang di Ukraina.
Klip tersebut mirip dengan yang menunjukkan pembunuhan pejuang Wagner lainnya, Yevgeny Nuzhin, pada November tahun lalu.
Pendiri Wagner menolak untuk mengatakan apakah korban yang tampak telah dibunuh atau tidak.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-343: Sekutu Barat Abaikan Permintaan Zelensky soal Jet Tempur
- Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan telah mencatat sebanyak 7.199 kematian warga sipil dan 11.756 korban terluka sejak invasi Rusia pada Februari 2022, dengan sebagian besar akibat penembakan, rudal, dan serangan udara.
Namun, diyakini angka sebenarnya jauh lebih tinggi.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/190322-Jens-Stoltenberg.jpg)