Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-351: Tur Eropa, Zelensky Minta Sekutu Barat Kirim Jet Tempur
Kondisi terkini perang Rusia, Kamis (9/2/2023): Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky minta bantuan jet tempur Barat selama tur Eropanya.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Kamis (9/2/2023) telah berlangsung selama 351 hari.
Kabar terbaru dalam perang Rusia adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan bantuan militer berupa jet tempur dari sekutu Barat selama tur Eropa.
Invasi ini dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: 24 Jam Pertempuran Paling Mematikan bagi Pasukan Putin
Putin bahkan menyebut invasinya itu sebagai 'operasi militer khusus' dengan tujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Namun dalam perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Konflik di antara negara bertetangga itu, hingga kini terus berlanjut dan belum terlihat akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-351 perang Rusia vs Ukraina:
- Zelensky menggunakan kunjungan ke Paris, Prancis untuk mendesak Eropa mengirimkan pesawat tempur dan senjata berat ke Ukraina secepat mungkin.
“Semakin cepat Ukraina mendapatkan persenjataan berat jarak jauh, semakin cepat pilot kami mendapatkan pesawat, semakin cepat agresi Rusia ini akan berakhir dan kami dapat kembali ke perdamaian di Eropa,” kata Zelensky saat tiba di Istana Elysee, Paris, pada Rabu (8/2/2023).
Zelensky diketahui juga bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Dalam kesempatan itu, Zelensky mendesak Macron dan Scholz untuk menjadi "pengubah permainan" dengan mengirimkan pesawat modern dan kemudian "semakin cepat agresi Rusia ini berakhir".
Untuk diketahui, ini merupakan perjalanan Eropa pertama Zelensky sejak Ukraina diinvasi Rusia.
Sebelumnya, Zelensky sempat ke Amerika Serikat pada Desember 2022 lalu, perjalanan luar negeri perdananya sejak perang.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-349: Pertempuran Sengit di Kota Bakhmut Masih Berlanjut
- Macron mengatakan pihaknya akan "melanjutkan upaya" untuk mengirimkan senjata ke Ukraina.
Macron juga menyatakan bahwa Prancis bertekad untuk membantu Ukraina menuju "kemenangan, perdamaian, dan Eropa".
“Rusia tidak bisa dan tidak boleh menang,” sebut Macron seraya menambahkan bahwa “masa depan Eropa” dipertaruhkan di Ukraina.
Sementara Scholz mengatakan bahwa Rusia tidak akan menang, dan meyakinkan Ukraina bahwa masa depannya ada di Uni Eropa.
Scholz pun mengatakan Ukraina adalah bagian dari "keluarga Eropa".
“Putin tidak akan mencapai tujuannya, tidak di medan perang dan tidak melalui perdamaian yang ditentukan.” tegas Scholz.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-348: Pasukan Zelensky Siap Hadapi Serangan Besar Bulan Ini
- Zelensky mengatakan Macron telah mengalami perubahan signifikan dalam sikapnya terhadap Ukraina setelah Presiden Prancis itu berusaha untuk tetap membuka saluran ke Rusia pada fase awal konflik.
“Saya pikir dia (Macron) telah berubah,” kata Zelensky dalam wawancara yang diterbitkan di Le Figaro pada Rabu malam.
“Dan dia benar-benar berubah kali ini. Lagipula, dia membuka pintu untuk pengiriman tank. Dia juga mendukung pencalonan Ukraina untuk Uni Eropa. Saya percaya itu adalah sinyal nyata. Kami melakukan banyak percakapan dengan Prancis, Jerman, dan negara lain. Saya percaya bahwa kepercayaan itu nyata hari ini.” ungkapnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-346: AS Kirimi Kyiv Bom yang Bisa Gandakan Jangkauan Serangan
- Zelensky juga membuat seruan emosional ke Inggris untuk memasok Ukraina dengan jet tempur pada kunjungan mendadak ke Inggris pada Rabu pagi waktu setempat.
“Saya memohon kepada Anda dan dunia dengan kata-kata sederhana namun paling penting, pesawat tempur untuk Ukraina, Sayap – untuk kebebasan.” ujar Zelensky.
Adapun Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak yang sebelumnya menentang penyerahan jet Inggris, telah memerintahkan peninjauan Kementerian Pertahanan Inggris apakah permintaan Zelensky dapat dipenuhi, dengan mengatakan "tidak ada yang salah".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-345: Janji Uni Eropa Gandakan Bantuan Militer untuk Kyiv
- Janji dukungan oleh Sunak, termasuk melatih pilot Ukraina dengan jet tempur canggih NATO “untuk memastikan Ukraina dapat mempertahankan langitnya dengan baik di masa depan”.
“Langkah pertama untuk dapat menyediakan pesawat canggih adalah memiliki tentara atau penerbang yang mampu menggunakannya. Itu adalah sebuah proses. Butuh beberapa waktu, kami telah memulai proses itu hari ini.” imbuh Sunak.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-344: Roket Rusia Hantam Apartemen Kramatorsk, 2 Orang Tewas
- Perluasan program pelatihan Inggris untuk memasukkan pilot pesawat tempur sangat penting karena Zelensky telah berulang kali meminta negara-negara Barat untuk memasok pesawat.
Inggris sejauh ini menolak, dengan alasan bahwa jet F-35 dan Typhoon RAF terlalu lama untuk dilatih pilot.
Di sisi lain, Sunak telah mengkonfirmasi bahwa tank UK Challenger 2 akan dikerahkan di Ukraina bulan depan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Challenger 2, Tank Tempur Inggris yang Bakal Dikirim ke Ukraina untuk Lawan Rusia
- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan tidak ada tanda-tanda Rusia bersiap untuk perdamaian.
“Sebaliknya, Moskow sedang mempersiapkan serangan militer baru,” kata Stoltenberg saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-343: Sekutu Barat Abaikan Permintaan Zelensky soal Jet Tempur
- Zelensky diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Brussel pada hari Kamis, dengan para pemimpin negara-negara Uni Eropa akan menghadiri pertemuan puncak di Ibu Kota Belgia tersebut.
Seorang pejabat senior Ukraina menyebut bahwa Zelensky akan meminta lebih banyak senjata untuk melawan Rusia dan agar UE bergerak cepat dalam upaya Ukraina untuk bergabung blok tersebut.
PM Italia Giorgia Meloni pun diketahui akan bertemu dengan Zelensky di sela-sela pertemuan Dewan Eropa di Brussel, kata sumber pemerintah kepada Reuters.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)