Dugaan Pungli Lurah Tenda
Dugaan Pungli di Kelurahan Tenda, Warga Unjuk Rasa Meminta Lurah Dicopot
Bukannya mendatangi kantor lurah, puluhan warga ini justru mendatangi kediaman Fikram Salilama, aleg DPRD Provinsi Gorontalo dapil Kota Gorontalo.
Penulis: Risman Taharudin |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/622023_Kelurahan-Tenda.jpg)
“Namun hal itu tidak terjadi sebab saya minta untuk tenang dan jangan lakukan hal itu, sebab saya berjanji menyampaikan ini ke Pak Wali.” jelas Fikram.
Selain mengadukan kepada wali kota, Fikram juga telah memberitahu perihal kasus itu kepada Camat Hulonthalangi, Kasim Pilobu.
Kata Fikram, saat itu camat langsung bergerak melakukan penelusuran. Benar saja, ada praktik pungutan dari pihak kelurahan.
Pungutan memang benar dilakukan dalam pengurusan administrasi bantuan UMKM berupa SKU.
“Masyarakat dimintai biaya yang variatif mulai dari Rp.10-15 ribu, bahkan ada saat itu masyarakat yang dimintakan biaya Rp 10 ribu dan ternyata dirinya tidak memiliki uang sama sekali, karena tidak ada uang maka tidak ditandatangani surat keterangan tersebut.” ungkap Fikram. (*)