Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-342: Pasukan Militer Putin Serang Bakhmut dan Donetsk
Kondisi terkini perang, Selasa (31/1/2023): pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin menggempur wilayah Bakhmut dan Donetsk, Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Selasa (31/1/2023) telah berlangsung selama 342 hari.
Kabar terbaru dalam perang adalah serangan Rusia di Bakhmut dan Donetsk, Ukraina.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin bahkan menyebut invasinya itu sebagai 'operasi militer khusus' yang bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-341: Pasukan Putin Tembaki Wilayah Kherson, 3 Orang Tewas
Tetapi seiring perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Konflik antara negara bertetangga itu, hingga kini masih terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-342 perang Rusia dengan Ukraina:
- Amerika Serikat tidak akan menyediakan jet tempur F-16 yang dicari Ukraina dalam perjuangannya melawan Rusia.
Hal itu disampaikan Presiden AS Joe Biden pada Senin (30/1/2023), ketika pasukan Rusia mengklaim serangkaian peningkatan tambahan di timur Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-339: 10 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Baru Pasukan Putin
- Andriy Yermak, Penasihat paling senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyarankan Polandia bersedia untuk memasok pesawat tempur F-16 ke Ukraina.
Yermak mengatakan Ukraina memiliki "sinyal positif" dari Warsawa dalam posting-an Telegram, meskipun Perdana Penteri Polandia Mateusz Morawiecki dengan hati-hati menekankan negaranya sendiri hanya akan bertindak dalam konsultasi dengan sekutu NATO.
Karena lobi Ukraina untuk jet tempur hanya meningkat beberapa hari setelah Jerman dan AS setuju untuk mengirim tank.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-338: 11 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Pasukan Putin
- Zelensky menyerukan agar senjata Barat dipasok lebih cepat.
Berbicara dalam pidato malamnya, Zelensky mengatakan Rusia berharap untuk menghentikan perang, dan menguras kemampuan Ukraina untuk melawan penjajah.
“Jadi kita harus memanfaatkan waktu sebagai senjata kita. Kita harus mempercepat acara, mempercepat pasokan dan membuka opsi persenjataan baru yang diperlukan untuk Ukraina,” kata Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-337: Bakal Dikirimi Tank AS dan Jerman, Zelensky Berterima Kasih
- Kremlin memperingatkan bahwa pasokan senjata lebih lanjut dari Barat ke Ukraina hanya akan menyebabkan "eskalasi yang signifikan" dari konflik tersebut.
Ukraina "menuntut lebih banyak senjata" sementara negara-negara NATO "semakin terlibat langsung dalam konflik", kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, setelah Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Melnyk meminta Jerman untuk mengirim kapal selam ke negaranya.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-338: Sanksi Baru AS Targetkan Perusahaan Tentara Bayaran Wagner
- Pasukan Rusia terus menyerang posisi di garis depan dekat kota timur Bakhmut dan Donetsk.
Pasukan Rusia telah menggempur Bakhmut di Donbas selama beberapa bulan, tetapi dalam beberapa hari terakhir para penyerbu tampaknya telah membuka upaya baru untuk merebut wilayah di sekitar Desa Vuhledar, 30 mil barat daya Kota Donetsk.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-336: Jerman Akhirnya Mau Kirim Tank Leopard 2 ke Kyiv
- Situasi di Bakhmut dan Vuhledar "sangat sulit" dengan kedua wilayah dan bagian lain wilayah Donetsk "di bawah serangan Rusia terus-menerus", kata Zelensky.
Vuhledar dekat dengan persimpangan dengan front Zaporizhzhia selatan dan dianggap sebagai titik engsel untuk kedua belah pihak, tetapi tetap dipegang oleh Ukraina meskipun ada klaim dari pemimpin Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri sebaliknya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-335: Didesak NATO, Jerman Tawarkan Leopard untuk Kyiv
- Militer Ukraina dan kelompok militer swasta Wagner Rusia sama-sama mengklaim menguasai wilayah Blahodatne, wilayah timur Donetsk.
“Satuan pasukan pertahanan Ukraina memukul mundur serangan penjajah di daerah Blahodatne di wilayah Donetsk,” lapor militer Ukraina serta menambahkan bahwa pasukannya juga menangkis serangan di 13 pemukiman lain di wilayah Donetsk.
Wagner, yang ditunjuk oleh AS sebagai organisasi kriminal transnasional, mengatakan di Telegram pada Sabtu (28/1/2023) bahwa unitnya telah menguasai Blahodatne.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-332: Kian Dekat, Pasukan Putin Bersiap Rebut Kota Bakhmut
- Pemerintah Rusia pada hari Senin melarang eksportir minyak domestik dan badan bea cukai untuk mematuhi batas harga yang diberlakukan Barat pada minyak mentah Rusia.
Tindakan itu dikeluarkan untuk membantu menegakkan keputusan Putin pada 27 Desember 2022 yang melarang pasokan minyak mentah dan produk minyak mulai 1 Februari selama lima bulan, ke negara-negara yang mematuhi batas tersebut.
Undang-undang Rusia yang baru melarang perusahaan dan individu untuk memasukkan mekanisme batas harga minyak dalam kontrak mereka.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-331: 11 Negara NATO Janjikan Lebih Banyak Senjata untuk Kyiv
- Operator energi milik negara Ukraina Ukrenergo mengatakan ada defisit "signifikan" dalam sistem energi negara itu karena kerusakan yang disebabkan oleh serangan rudal Rusia.
Sistem energi Ukraina telah "selamat" dari 13 serangan roket dan 15 serangan pesawat tak berawak dari pasukan Rusia, yang telah "menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas tegangan tinggi dan pembangkit listrik", tambahnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-330: Zelensky Desak Sekutu Barat untuk Segera Pasok Tank
- Militer Ukraina akan menghabiskan hampir 550 juta dolar untuk drone (UAV) pada tahun 2023, dan 16 kesepakatan pasokan telah ditandatangani dengan pabrikan Ukraina, kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov.
Ukraina telah menerima pasokan UAV yang signifikan dari mitranya, tetapi Kyiv sekarang berusaha untuk meningkatkan produksi dalam negeri guna membangun apa yang oleh para pejabat disebut sebagai "pasukan drone".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-329: 19 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Dnipro Dihentikan
- Zelensky bertemu dengan PM Denmark Mette Frederiksen di wilayah selatan Ukraina, Mykolaiv pada hari Senin.
Keduanya “meninjau keadaan infrastruktur energi kawasan, sarana perlindungannya dan laju pemulihan”, yang mana momen tersebut diunggah Zelensky di Telegram.
Zelensky dan Frederiksen juga membahas dampak serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-328: Lebih dari 7.000 Warga Sipil Tewas selama Invasi Putin
- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mendesak Korea Selatan untuk meningkatkan dukungan militer ke Ukraina.
NATO menyarankannya Korsel untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya untuk tidak mengekspor senjata ke negara-negara yang berkonflik.
Stoltenberg berterima kasih kepada Korsel atas bantuannya yang tidak mematikan ke Ukraina, tetapi mendesaknya untuk berbuat lebih banyak, dengan menyatakan bahwa ada "kebutuhan mendesak" akan amunisi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro
- Menhan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa tank-tank yang disumbangkan ke Ukraina akan tiba di garis depan “pada musim panas ini”.
Inggris harus "benar-benar bangga" karena telah memimpin dunia dalam mendukung Ukraina dan menentang agresi Rusia, kata PM Inggris Rishi Sunak.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-325: Cegah Kebocoran Nukli, IAEA akan Menetap di Ukraina
- Presiden Kroasia Zoran Milanovic mengkritik negara-negara Barat karena memasok Ukraina dengan tank berat dan senjata lainnya.
Berbicara kepada wartawan di Zagreb, Milanovic mengatakan dia "menentang pengiriman senjata mematikan" ke Kyiv.
Milanovic beralasan bahwa memasok senjata ke Ukraina hanya "memperpanjang perang" dan Krimea, semenanjung Laut Hitam yang direbut dan dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014, akan "tidak pernah lagi menjadi bagian dari Ukraina”.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-324: Ratusan Warga Sipil Masih Terjebak di Kota Soledar
- Duta Besar AS yang baru untuk Rusia Lynne Tracy dicemooh oleh kerumunan orang yang meneriakkan slogan-slogan anti-AS saat dia memasuki Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow untuk menunjukkan surat kepercayaan diplomatiknya.
Protes di Rusia, khususnya pada isu-isu yang berkaitan dengan perang, secara efektif dilarang kecuali mereka mendapat dukungan dari pihak berwenang.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.