Jumat, 27 Maret 2026

Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin: Film Pendek untuk Hari Patriotik Gorontalo dan Kreasi Sampah oleh TPA Talumelito

Puluhan artikel dipublikasi pada Minggu (22/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Tayang:
zoom-inlihat foto Gorontalo Kemarin: Film Pendek untuk Hari Patriotik Gorontalo dan Kreasi Sampah oleh TPA Talumelito
TribunGorontalo.com
Tangkapan layar film pendek 23 Januari oleh HPMIG Yogyakarta dalam menyambut Hari Patriotik Gorontalo. 

Meski begitu, bisa jadi inilah Kelenteng Gorontalo yang memiliki pemandangan yang indah. 

Posisinya berada di puncak pegunungan Kelurahan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Kelenteng Hong San Bio dipotret dari ketinggian. Kelenteng yang berdiri sejak 2003 ini kini dalam masa renovasi. Panitia berharap urunan dari umat Tionghoa.
Kelenteng Hong San Bio dipotret dari ketinggian. Kelenteng yang berdiri sejak 2003 ini kini dalam masa renovasi. Panitia berharap urunan dari umat Tionghoa. (ist)

Karena berada di ketinggian, menjadikan kelenteng ini memiliki pemandangan yang indah. 


Baca Selengkapnya

Marten Taha Hadiri Ramah Tamah Etnis Tionghoa di Hari Raya Imlek Kota Gorontalo

Momen Marten Taha saat menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa pada Hari Raya Imlek di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo, Minggu (22/1/2023).
Momen Marten Taha saat menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa pada Hari Raya Imlek di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo, Minggu (22/1/2023).(TribunGorontalo.com/Ade Puhi)

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota - Marten Taha menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa Kota Gorontalo saat hari raya Imlek, Minggu (22/1/2023).

Kedatangan Marten Taha di kegiatan tersebut, sebagai wujud kerukunan dalam beragama.

Ramah tamah berlangsung di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo malam hari.

Marten Taha mengatakan  perayaan hari raya imlek merupakan momen untuk merekatkan kerukunan umat beragama di Kota Gorontalo.

"Ini dapat menyambungkan hubungan silaturahmi antara sesama warga Kota Gorontalo," kata Marten kepada awak media.


Baca Selengkapnya

Nelayan Kadoda-Sulteng Sumringah Bisa Tangkap 185 Kg Gurita per Hari

Nelayan Gurita di Desa Kadoda sumringah kala mendapatkan tangkapan berlimpah. Ini karena adanya kebijakan penutupan wilayah tangkap. Membuat gurita memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang biak.
Nelayan Gurita di Desa Kadoda sumringah kala mendapatkan tangkapan berlimpah. Ini karena adanya kebijakan penutupan wilayah tangkap. Membuat gurita memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang biak.(ist)

TRIBUNGORONTALO.COM - Perasaan senang terpancar dari wajah nelayan Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah.

Panen gurita di wilayah perairan mereka kini berlimpah. Dalam sehari saja bisa menangkap 185,5 kilogram (kg) gurita. 

Kendati, saat proses penangkapan, cuaca sekitar desa sedang buruk. Melimpahnya tangkapan gurita ini disebabkan oleh penutupan lokasi tangkap gurita selama tiga bulan. 

Penutupan dimulai sejak 17 Oktober 2022 di lokasi tangkap bernama Reef Dambulalo dengan luas 8 hektar, dan Reef Perairan Kadoda seluas 41 hektar.

Kini per Januari 2023, lokasi tangkap itu resmi dibuka. Nelayan bebas melakukan aktivitas penangkapan gurita. 


Baca Selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved