Jumat, 27 Maret 2026

Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin: Film Pendek untuk Hari Patriotik Gorontalo dan Kreasi Sampah oleh TPA Talumelito

Puluhan artikel dipublikasi pada Minggu (22/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Tayang:
zoom-inlihat foto Gorontalo Kemarin: Film Pendek untuk Hari Patriotik Gorontalo dan Kreasi Sampah oleh TPA Talumelito
TribunGorontalo.com
Tangkapan layar film pendek 23 Januari oleh HPMIG Yogyakarta dalam menyambut Hari Patriotik Gorontalo. 

Puluhan artikel dipublikasi pada Minggu (22/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali. Masih relevan dibaca hari ini, Senin (23/1/2023), apalagi menempati Top News dalam 24 jam terakhir.

Sambut Hari Patriotik Gorontalo, HPMIG Yogyakarta Buat Film Pendek 23 Januari

Tangkapan layar film pendek 23 Januari oleh HPMIG Yogyakarta dalam menyambut Hari Patriotik Gorontalo.
Tangkapan layar film pendek 23 Januari oleh HPMIG Yogyakarta dalam menyambut Hari Patriotik Gorontalo.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menyambut Hari Patriotik Gorontalo, HPMIG Yogyakarta membuat film pendek terkait momentum 23 Januari.

Diketahui, Hari Patriotik Gorontalo diperingati setiap 23 Januari. Ini merupakan momen bersejarah bagi rakyat Gorontalo dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. 

Proklamasi ini dilakukan tiga tahun lebih dulu dari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta tahun 1945 oleh Soekarno dan Moh. Hatta.

Sebagai warga Gorontalo yang menimba ilmu di tanah rantau, HPMIG Yogyakarta membuat film pendek terkait hari proklamasi milik Gorontalo tersebut.

Ketua HPMIG Yogyakarta Aldy Ardiansyah Lamusu mengatakan, pembuatan film pendek ini untuk mengenalkan kepada muda mudi yang belum mengenal sejarah maupun budaya Gorontalo.


Baca Selengkapnya

Dinas PU Provinsi Gorontalo Ubah Sampah Jadi Kreasi Bernilai Ekonomis

Hasil olahan sampah yang dirubah menjadi karya seni oleh Dinas PU Provinsi Gorontalo UPTD TPA Talumelito.
Hasil olahan sampah yang dirubah menjadi karya seni oleh Dinas PU Provinsi Gorontalo UPTD TPA Talumelito.(TribunGorontalo.com/Risman Taharuddin)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Gorontalo merubah sampah menjadi kreasi hingga bernilai ekonomis.

Sampah plastik misalnya, yang berada di UPTD TPA Talumelito tidak hanya di pilah dan di angkut begitu saja, melainkan sampah itu disulap menjadi berbagai karya seni yang memiliki nilai.

Seperti halnya tempat tisu, hiasan dinding, wadah permen dan tempat mineral dan lainnya.

Marten Jusuf Kepala UPTD Regional Talumelito Gorontalo mengatakan, TPA memiliki program pengolahan sampah organik maupun non organik.

“Di TPA, kami memiliki personal pengrajin yang mengelolah sampah dari bahan plastik menjadi kerajinan, khususnya sampah bekas berbahan pelastik,” tuturnya.


Baca Selengkapnya

Rayakan Imlek Gorontalo di Kelenteng Hong San Bio, Bisa Menikmati Sunset dan Healing

Gambaran tiga dimensi Kelenteng Hong San Bio. Panitia berencana merenovasi kelenteng dengan model seperti ini.
Gambaran tiga dimensi Kelenteng Hong San Bio. Panitia berencana merenovasi kelenteng dengan model seperti ini.(Doc istimewa Kelenteng Hong San Bio)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Selain Kelenteng Tridharma Tulus Harapan Kita atau Thian Hou Kiong, Gorontalo juga memiliki Kelenteng bernama Kelenteng Hong San Bio/Feng Shan Miao.

Kelenteng ini memang tidak setua usia Thian Hou Kiong, sebab baru dibangun sejak 2003 silam atau 10 tahun yang lalu. 

Meski begitu, bisa jadi inilah Kelenteng Gorontalo yang memiliki pemandangan yang indah. 

Posisinya berada di puncak pegunungan Kelurahan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Kelenteng Hong San Bio dipotret dari ketinggian. Kelenteng yang berdiri sejak 2003 ini kini dalam masa renovasi. Panitia berharap urunan dari umat Tionghoa.
Kelenteng Hong San Bio dipotret dari ketinggian. Kelenteng yang berdiri sejak 2003 ini kini dalam masa renovasi. Panitia berharap urunan dari umat Tionghoa. (ist)

Karena berada di ketinggian, menjadikan kelenteng ini memiliki pemandangan yang indah. 


Baca Selengkapnya

Marten Taha Hadiri Ramah Tamah Etnis Tionghoa di Hari Raya Imlek Kota Gorontalo

Momen Marten Taha saat menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa pada Hari Raya Imlek di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo, Minggu (22/1/2023).
Momen Marten Taha saat menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa pada Hari Raya Imlek di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo, Minggu (22/1/2023).(TribunGorontalo.com/Ade Puhi)

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota - Marten Taha menghadiri ramah tamah Etnis Tionghoa Kota Gorontalo saat hari raya Imlek, Minggu (22/1/2023).

Kedatangan Marten Taha di kegiatan tersebut, sebagai wujud kerukunan dalam beragama.

Ramah tamah berlangsung di Vihara Budha Dharma Kota Gorontalo malam hari.

Marten Taha mengatakan  perayaan hari raya imlek merupakan momen untuk merekatkan kerukunan umat beragama di Kota Gorontalo.

"Ini dapat menyambungkan hubungan silaturahmi antara sesama warga Kota Gorontalo," kata Marten kepada awak media.


Baca Selengkapnya

Nelayan Kadoda-Sulteng Sumringah Bisa Tangkap 185 Kg Gurita per Hari

Nelayan Gurita di Desa Kadoda sumringah kala mendapatkan tangkapan berlimpah. Ini karena adanya kebijakan penutupan wilayah tangkap. Membuat gurita memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang biak.
Nelayan Gurita di Desa Kadoda sumringah kala mendapatkan tangkapan berlimpah. Ini karena adanya kebijakan penutupan wilayah tangkap. Membuat gurita memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang biak.(ist)

TRIBUNGORONTALO.COM - Perasaan senang terpancar dari wajah nelayan Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah.

Panen gurita di wilayah perairan mereka kini berlimpah. Dalam sehari saja bisa menangkap 185,5 kilogram (kg) gurita. 

Kendati, saat proses penangkapan, cuaca sekitar desa sedang buruk. Melimpahnya tangkapan gurita ini disebabkan oleh penutupan lokasi tangkap gurita selama tiga bulan. 

Penutupan dimulai sejak 17 Oktober 2022 di lokasi tangkap bernama Reef Dambulalo dengan luas 8 hektar, dan Reef Perairan Kadoda seluas 41 hektar.

Kini per Januari 2023, lokasi tangkap itu resmi dibuka. Nelayan bebas melakukan aktivitas penangkapan gurita. 


Baca Selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved