Selasa, 3 Maret 2026

Brigadir J

Terus Terisak di Sidang Brigadir J, Pakar Ungkap Arti Tangisan Putri Candrawathi, Hanya Kedok?

Pakar getur mengungkap makna dari kelakuan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo yang terus menangis saat menjalani sidang Brigadir J.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Terus Terisak di Sidang Brigadir J, Pakar Ungkap Arti Tangisan Putri Candrawathi, Hanya Kedok?
YouTube KOMPASTV
Terdakwa Putri Candrawathi istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (11/1/2023). Menurut pakar, tangisan Putri Candrawathi hanya kedok untuk memacing rasa iba. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pakar Gestur dan Mikroekspresi, Monica Kumalasari mengungkap arti tangisan Putri Candrawathi istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Putri Candrawathi tak berhenti menangis saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2023).

Bahkan Morgan Simanjuntak, hakim anggota sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J sampai menegur Putri Candrawathi untuk berhenti menangis.

Isak tangis Putri Candrawathi mulai pecah saat majelis hakim menanyakan terkait dugaan kekerasan seksual Brigadir J.

Baca juga: Dicecar karena PCR tapi Tak sempat Visum atau Periksa Guna Cek PMS, Begini Respons Putri Candrawathi

Sebagaimana diketahui, Putri Candrawathi mengklaim bahwa dirinya menjadi korban dari dugaan kekerasan seksual Brigadir J di rumah singgah Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022).

Diwartakan TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, adapun Monica menilai bahwa tangisan Putri Candrawathi merupakan kedoknya untuk memancing rasa iba dan enggan menjawab pertanyaan hakim.

Monica pun menyebut Putri Candrawathi tak menunjukkan ekspresi malu seperti yang diakuinya.

Baca juga: Alasan Putri Candrawathi Tak Kompak dengan Ferdy Sambo yang Bantah Keterangan Ketua RT Duren Tiga

"Jadi kalau malu itu karena merasa berbuat salah dan merasa hina, maka itu ekspresi yang terlihat adalah ekspresi yang sangat sudah tidak bisa nutup dan mungkin melihat kepada orang lain saja sudah tidak bisa," kata Monica seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin (16/1/2023).

"Tetapi sepanjang persidangan kemarin, gesturnya tetap stabil gitu. Tidak terlihat adanya malu, merasa malu yang berlebihan," lanjutnya.

Menurut Monica, Putri Candrawathi juga tak menunjukkan rasa trauma seperti halnya yang dirasakan korban kasus dugaan kekerasan seksual.

Hakim ketua Wahyu Iman Santosa (kiri) dan terdakwa Putri Candrawathi istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo (kanan) dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (11/1/2023).
Hakim ketua Wahyu Iman Santosa (kiri) dan terdakwa Putri Candrawathi istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo (kanan) dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (11/1/2023). (YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Mengenal Apa Itu Tonic Immobility, Respons yang Berpotensi Kuat Dialami Putri Candrawathi

Monica menjelaskan bahwa apabila memiliki trauma, Putri Candrawathi akan merasa takut untuk bertemu dengan ajudan yang lain meski bukan Brigadir J.

Namun yang terjadi, sesuai keterangan terdakwa, Putri Candrawathi bahkan sempat berbicara dengan Brigadir J untuk diminta resign dan satu mobil setelah kejadian dugaan kekerasan seksual.

"Nah yang terjadi pada Putri, tidak menunjukkan seperti ini. Bahkan, masih bisa ngobrol di ruangan dan bahkan masih bisa (mengatakan) 'saya memafkan kamu' dan kemudian minta untuk resign, seperti itu." papar Monica.

"Terus kemudian masih bisa juga dalam sehari sesudahnya, masih dalam perjalanan ke Jakarta walaupun berbeda mobil, dan kemudian pada hari kejadian tersebut, juga masih bersama-sama untuk menuju ke Duren Tiga," lanjutnya.

Baca juga: Tak Tunjukkan 3 Ekspresi Ini saat Bahas Brigadir J, Putri Candrawathi Dinilai Masih Tutupi Fakta

Diberitakan sebelumnya, Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved