Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-303: Korea Utara Bantah Pasok Senjata untuk Pasukan Putin

Kondisi terkini perang di Ukraina, Jumat (23/12/2022): Korea Utara bantah memasok senjata untuk pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
KCNA VIA KNS / AFP
Gambar ini diambil dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 14 Mei 2022 menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengambil bagian dalam dewan Partai Buruh Korea untuk memeriksa status operasional pengukuran darurat maksimum untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona COVID-19 di Pyongyang. (Photo by KCNA VIA KNS / AFP). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-303 pada Jumat (23/12/2022) adalah Korea Utara membantah telah memasok senjata ke Rusia. 

- AS memberlakukan sanksi baru terhadap 10 entitas angkatan laut Rusia atas operasi Moskow terhadap pelabuhan Ukraina, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Sejumlah 6 entitas yang ditargetkan dalam sanksi terbaru ditunjuk untuk beroperasi atau telah beroperasi baik di sektor pertahanan dan material terkait serta sektor kelautan ekonomi Rusia, kata Departemen Luar Negeri AS pada Kamis (22/12/2022).

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-299: Inggris Umumkan Bantuan Baru Senilai 250 Juta Pound ke Kyiv

- Putin, mengatakan pertahanan udara Patriot yang disuplai AS ke Ukraina adalah sistem senjata lama yang dapat "dihancurkan" oleh Rusia.

“Pertahanan udara Patriot adalah sistem yang sudah ketinggalan zaman,” kata Putin kepada wartawan di Moskow.

Putin menambahkan bahwa sistem S-300 Rusia mengunggulinya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-297: Putin Kembali Luncurkan 70 Rudal Lebih ke Ukraina

- Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan mengakhiri perang dengan Ukraina melalui jalur diplomatik, Putin mengatakan bahwa “semua konflik bersenjata berakhir melalui negosiasi”.

Kremlin mengatakan pasokan sistem rudal Patriot AS ke Kyiv tidak akan berkontribusi untuk menyelesaikan konflik antara Rusia dan Ukraina serta tidak akan mencegah Moskow mencapai tujuannya.

- Kementerian Luar Negeri Korea Utara membantah laporan media bahwa mereka memasok amunisi ke Rusia.

Korea Utara (Korut) menyebutnya sebagai hal yang "tidak berdasar".

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-296: Moskow Disebut Tengah Siapkan Serangan Besar di Tahun Baru

Korut juga mengecam AS karena menyediakan senjata mematikan ke Ukraina, lapor kantor berita resmi Korea Utara KCNA pada hari Jumat.

Sebelumnya, Tokyo Shimbun Jepang melaporkan bahwa Korea Utara telah mengirimkan amunisi, termasuk peluru artileri ke Rusia melalui kereta api.

Yang mana kereta api itu melewati perbatasan mereka bulan lalu dan pengiriman tambahan diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-295: Moskow Tolak Proposal Gencatan Senjata saat Natal

- Menlu Inggris James Cleverly mengutuk Korea Utara dan mengatakan bahwa Putin beralih ke Pyongyang untuk mendapatkan senjata "adalah tanda keputusasaan dan isolasi Rusia".

- Seorang pejabat yang ditempatkan Rusia di bagian wilayah Kherson selatan Ukraina yang dikendalikan oleh pasukan Putin tewas pada hari Kamis dalam serangan bom mobil, menurut pemerintah lokal pro-Moskow.

Andrei Shtepa, Kepala Desa Lyubimovka yang pro-Rusia di wilayah Kherson, dilaporkan meninggal setelah sebuah mobil meledak, katanya, menyalahkan "teroris Ukraina".

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved