Perang Rusia Ukraina

Update Perang Hari Ke-280: Serangan Rusia Meningkat, NATO Janjikan Lebih Banyak Bantuan ke Ukraina

Update perang hari ke-280 pada Rabu (30/11/2022), NATO menjanjikan lebih banyak bantuan untuk Ukraina di tengah meningkatnya serangan Rusia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat pidato kenegaraan pada Senin (14/3/2022) atau hari ke-19 perang Rusia Vs Ukraina. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-280 pada Rabu (30/11/2022) adalah NATO menjanjikan lebih banyak senjata untuk Kyiv dan peralatan untuk membantu memulihkan kekuatan dan panas Ukraina yang dihancurkan oleh serangan Rusia, ketika Zelensky mengatakan bahwa pasukan militer Vladimir Putin berusaha maju di berbagai wilayah. 

TRIBUNGORONTALO.COM - NATO menjanjikan lebih banyak bantuan untuk Ukraina saat Rusia menyerang di berbagai infrastruktur penting dalam perang yang telah berlangsung selama 280 hari.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters pada Rabu (30/11/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Rusia berusaha maju di berbagai wilayah.

Menanggapi hal tersebut, sekutu NATO menjanjikan lebih banyak senjata untuk Kyiv dan peralatan untuk membantu memulihkan kekuatan dan energi Ukraina yang dihancurkan oleh serangan Rusia.

Pada Selasa (29/11/2022), warga Ukraina melarikan diri ke tempat perlindungan bom setelah sirene peringatan serangan udara, meskipun kemudian terdengar di seluruh negeri.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-280: Kyiv Hampir Kehabisan Persediaan untuk Pulihkan Listrik

Di wilayah Donetsk timur, pasukan Rusia menggempur sasaran Ukraina dengan tembakan artileri, mortir, dan tank.

Zelensky mengatakan militer Rusia juga menyerang di Luhansk di timur dan Kharkiv di timur laut, wilayah terakhir yang direbut Ukraina pada bulan September 2022 lalu.

"Situasi di depan sulit," kata Zelensky dalam pidato video malamnya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu GLSDB, Bom Murah yang Direncanakan AS untuk Dikirim ke Ukraina dan Lawan Rusia

"Meski mengalami kerugian yang sangat besar, penjajah masih berusaha untuk maju" di Donetsk, Luhansk dan Kharkiv. Dan "mereka sedang merencanakan sesuatu di selatan," lanjutnya.

Ukraina kembali menguasai Kherson di selatan bulan ini setelah pasukan Rusia mundur.
Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi laporan medan perang secara independen.

Para menteri luar negeri dari aliansi NATO, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, memulai pertemuan dua hari di Bucharest pada Selasa.

Baca juga: Update Perang Rusia Hari Ke-279: Persediaan Senjata Ukraina Menipis, AS Berencana Pasok Bom Murah

NATO mencari cara untuk menjaga keamanan dan kehangatan Ukraina dan mempertahankan militer Kyiv melalui kampanye musim dingin yang akan datang.

"Kami membutuhkan pertahanan udara, IRIS, Hawks, Patriots, dan kami membutuhkan transformer (untuk kebutuhan energi kami)," kata Menlu Ukraina Dmytro Kuleba kepada wartawan di sela-sela pertemuan NATO, menyebutkan berbagai sistem pertahanan udara Barat.

"Singkatnya, Patriot dan transformer adalah yang paling dibutuhkan Ukraina." imbuhnya.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-279: Penembakan di Bakhmut hingga Stok Senjata Ukraina Menipis

Sementara itu, Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan NATO agar tidak memberi Ukraina sistem pertahanan rudal Patriot.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved