Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-276: Zelensky Sebut 6 Juta Rumah Tangga Bertahan Tanpa Listrik
Kondisi terkini perang, Sabtu (26/11/2022): Presiden Zelensky sebut 6 juta rumah tangga di Ukraina masih bertahan tanpa listrik akibat serangan Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)
Ukraina menyambung kembali PLTN Zaporizhzhia yang luas pada Kamis (24/11/2022), kata Kyiv sebelumnya.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-271: Zelensky Sebut Pasukan Putin Luncurkan Hampir 400 Serangan
- Armenia telah meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memimpin pembicaraan damai dengan Azerbaijan dalam tantangan baru terhadap cengkeraman Putin yang semakin longgar terhadap sekutu regional Rusia setelah perang di Ukraina.
Penghinaan dari sekutu tradisional Putin datang segera setelah pertemuan puncaknya yang membawa bencana dengan enam negara bekas Soviet.
- Diplomat UE bertemu pada Jumat malam dalam upaya mencapai kesepakatan pada tingkat harga untuk membatasi ekspor minyak Rusia, menurut laporan Bloomberg.
Baca juga: Update Perang Hari Ke-269: Rusia Tuding Ukraina Eksekusi Mati Tawanan Perang di Donbas
Pemerintah Eropa sejauh ini gagal menemukan kesepakatan menjelang batas waktu 5 Desember. Proposal G7 untuk batas atas 65-70 dolar per barel dianggap terlalu tinggi oleh beberapa orang, dan terlalu rendah oleh orang lain.
- Angela Merkel bersikeras bahwa posisinya sebagai orang yang kalah dalam pemilihan di bulan-bulan terakhir masa jabatannya membuatnya kurang lebih tidak mungkin untuk mempengaruhi perilaku Putin.
Mantan Kanselir Jerman itu tampak defensif dan diam-diam menentang ketidakmampuannya untuk mengubah arah pengambilan keputusan presiden Rusia menjelang invasi ke Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-268: Zelensky Sebut 10 Juta Warganya Hidup Tanpa Listrik
Merkel mengatakan kepada majalah berita Jerman Spiegel dia merasa sangat sadar bahwa kemampuannya untuk bernegosiasi dengan Putin minimal karena diketahui dia tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kelima.
- Kepala tentara bayaran Rusia Wagner, Yevgeny Prigozhin, mengklaim mantan jenderal Marinir AS bekerja untuk kelompok itu.
Menanggapi permintaan komentar dari surat kabar Finlandia Helsingin Sanomat, Prigozhin mengatakan pada hari Jumat bahwa:
“Tidak banyak warga Finlandia di Wagner PMC, sekitar 20 orang. Mereka bertempur di batalion Inggris (sebagai bagian dari Wagner PMC) yang dikomandoi oleh warga negara AS, mantan jenderal Korps Marinir,” kata Prigozhin, seperti dikutip dari layanan pers perusahaannya, Concord.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)